src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pembagian dana BLT. (Foto: Ningsih/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ke-10 untuk Kecamatan Palaran dibagikan secara serentak kepada 1.304 penerima, Senin 11 Januari 2021, di gedung Balai Desa, Kelurahan Rawa Makmur.
Pembagian BLT dilaksanakan sejak pukul 08.00- 16.00 WITA. Dibagi beberapa tahap sesuai jam pembagian per kelurahan. Ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu, bagi penerima dan pengambil BLT diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas.
Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial, Keamanan (TKSK) Kecamatan Palaran Marwiyah mengatakan, pada pembagian BLT tahap ke-10 wilayah Kecamatan Palaran, terdapat pengurangan jumlah penerima BLT. Menurutnya, pengurangan penerima BLT tersebut, langsung dari Kementrian Sosial.
Marwiyah sendiri menyebut, dari data penerima PKH sebelumnya, masih banyak yang layak menerima PKH tahun ini. Namun, oleh pemerintah nama-nama tersebut dihapuskan. Jumlah bantuan uang tunai yang diterima sebesar Rp 300 ribu untuk satu bulan yakni bulan Januari 2021.
“Sekarang banyak berkurang. Banyak orang miskin yang keluar namanya (tidak masuk daftar penerima PKH,Red). Saya tidak tahu alasannya, yang jelas pengurangan dari pusat. Jadi banyak warga yang membutuhkan, tidak keluar namanya sekarang. Sementara yang sudah agak mampu, masih ada yang menerima BLT. Jadi harus ada dilakukan pembaharuan data,” ucapnya.
Marwiyah membeberkan, untuk penerima BLT tahap ke-10 khusus di Kecamatan Palaran ini berjumlah 1.304 orang penerima. Jumlah ini berkurang sekitar 25 orang disbanding data bulan September 2020 lalu sebanyak 1.329 orang penerima. Jumlah tersebut terus mengalami penurunan penerima BLT di bulan Agustus 2020, yakni sebanyak 1.450 orang penerima.
Rincian penerima BLT tahap ke-10 Kecamatan Palaran yaitu :
Marwiyah menyebut, dirinya telah dipanggil oleh Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda terkait rencana pembaharuan data penerima BLT untuk Kecamatan Palaran. “Saya kemarin baru dipanggil dan sempat konsutasi dengan Kepala Dinas Sosial terkait data penerima BLT. Kalau dari Dinas Sosial, maunya ada pembaharuan data. Karena ada yang tidak mampu, tapi tidak menerima BLT. Sedangkan yang yang mampu menerima BLT,” terangnya.
Beberapa warga Kecamatan Palaran yang menerima BLT tahap ke-10 ini mengaku sangat senang dan berharap pemerintah tetap memberikan bantuan di masa pandemi COVID-19.
Sudarno, warga Kelurahan Rawa Makmur mengaku senang menerima bantuan pemerintah ini. Bantuan tersebut katanya akan digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari keluarganya. “Saya senang sekali menerima bantuan ini. Terima kasih banyak kepada pemerintah,” ucapnya.
Muminah, warga Kelurahan Bukuan mengatakan akan menggunakan bantuan pemerintah ini untuk keperluan sehari-hari juga sebagai modal usahanya menjual gorengan. “Untuk beli sembako sama untuk modal jualan gorengan. Beli minyak, tepung, pisang sanggar. Sangat membantu sekali, kami seperti ini kesulitan. Korona nggak berhenti-berhenti, jualan jadi sepi. Alhamdulillah masih dikasih BLT pemerintah,” katanya.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim