Beranda Berita Samarinda Penduduk Kaltim 3.766.039 Jiwa, Terbanyak di Samarinda, Mahulu Terkecil

Penduduk Kaltim 3.766.039 Jiwa, Terbanyak di Samarinda, Mahulu Terkecil

Indeks demokrasi
Anggoro

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur merilis data sensus penduduk dan data administrasi kependudukan tahun 2020 dengan mengangkat tema “Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia”.

Kepala BPS Provinsi Kaltim Anggoro Dwitjahyono menyebut, berdasarkan Undang-undang Nomor: 16 tahun 1997 tentang statistik, BPS diamanatkan untuk melaksanakan sensus penduduk sekurang-kurangnya 1 kali dalam 10 tahun.

“Sensus kependudukan sudah dilaksanakan 6 kali sejak Indonesia merdeka. Yaitu tahun 1961, tahun 1971, tahun 1980, tahun 1990, tahun 2010 dan Sensus Penduduk (SP) 2020 adalah yang ke 7 kali,” ucapnya.

Dasar pelaksanaan SP2020 ini sendiri kata dia, mengacu pada United Nations Recommendation tahun 2017. Kemudian Perpres Nomor : 39 tahun 2019 dan statistik Hayati (Perpres Nomor 62 tahun 2019).

Advertisement

Menurut Anggoro, pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kaltim menjadi tantangan tersendiri untuk SP2020. Pasalnya, penanganan COVID-19 akhirnya mendorong BPS untuk melakukan penyesuaian terkait tata kelola bisnis dalam proses dan tetap berpegang pada tujuan besar SP2020.

“Tujuannya menyediakan data jumlah komposisi, distribusi dan karakteristik menuju satu data kependudukan Indonesia,” terangnya.

BPS dan Kemendagri untuk lingkup Kaltim, diterangkan Anggoro, telah berkoordinasi dan bersinergi dengan instansi terkait. Kemudian BPS melakukan inovasi menggunakan data administrasi kependudukan dari Direjen Dukcapil dan Kemendagri sebagai basis data dasar dan di updated pada pelaksanaan SP2020.

Baca Juga  Tambah 7 Kasus Covid-19, Kaltim Bisa Berlakukan Ulang Pembatasan Sosial

“Ini langkah penting, peran data kependudukan Indonesia dengan terwujudnya basis data dasar kependudukan. Bukan hanya untuk Kementrian, Lembaga tapi Non Pemerintah juga untuk merumuskan kebijakan tepat sasaran,” ujarnya.

SP2020 ini dilakukan secara online dan wawancara, namun akibat pandemi COVID-19, jadwal SP2020 berubah. Jadwal online yang semula dilakukan tanggal 15 Januari hingga 31 Maret 2010, diperpanjang tanggal 29 Mei 2020. Kemudian, tahap kedua pada bulan Juli, akhirnya dijadwalkan September 2020.

Dari SP2020, Anggoro merinci, penduduk Kalimantan Timur berjumlah 3.766.039 jiwa dengan rincian, laki-laki sebanyak 1.961.634 jiwa dan perempuan sebanyak 1.804.405 jiwa.

Berdasarkan kesesuaian dengan KTP alamat domisili, KTP sama sebanyak 3.372.808 dan KTP beda sebanyak 393.231. Dengan rasio jenis kelamin 108,71.

Sementara itu, jumlah penduduk Indonesia total 270,2 juta jiwa. Rinciannya, laki-laki 136,66 juta dan perempuan 133,53 juta. Rasio jenis kelamin 102,33 jiwa.

“Sekitar 1,40 persen penduduk Indonesia tinggal di wilayah Provinsi Kaltim” beber Anggoro.

Untuk jumlah penduduk Kaltim hasil SP2020 menurut Kabupaten/kota dan jenis kelamin dapat dilihat digrafik ini:

Sebaran penduduk di kabupaten/kota se-Kaltim. (sumber: BPS Kaltim)

“Penduduk paling banyak, Samarinda 827.994 jiwa dan sedikit Mahulu 32.513 jiwa,” terang Anggoro.

Laju pertumbuhan penduduk hasil SP2020 mencatat, tahun 1961, pertumbuhan penduduk Kaltim masih sekitar 0,22 persen. Di tahun 1971, terjadi pertumbuhan penduduk tiga kali lipat, yaitu 0,61 persen. Tahun 1980, pertumbuhan penduduk meningkat menjadi 1,04 persen. Tahun 1990, menjadi 1,64 persen.

Baca Juga  Terciduk, 4 Calon Penumpang Bandara APT Pranoto Palsukan Surat Hasil Rapid Test

Tahun 2020, pertumbuhan penduduk menjadi 2,13 persen. Tahun 2010, pertumbuhan penduduk 3,03 persen, dan tahun 2020, pertambahan penduduk 3,77 persen.

“Tahun 2020, jumlah penduduk Kaltim 3,77 juta jiwa, dengan luas wilayah 127 ribu Km2, berdasarkan data dari bappedakaltim.com. kepadatan penduduk Kaltim sebanyak 30 ribu Km2. Selama 2010 hingga 2020 rata-rata laju pertumbuhan penduduk Kaltim 2,13 persen pertahun,” beber Anggoro.

Jumlah penduduk menurut kelompok umur, proporsi penduduk usia produktif 15 hingga 64 tahun sebesar 70,28 persen. Kaltim sendiri saat ini sedang menikmati masa bonus proporsi penduduk, usia produktif lebih besar dari proporsi penduduk usia tidak produktif. Persentase penduduk lanjut usia 60 tahun sebesar 6,20 persen.

Komposisi penduduk menurut generasi SP2020. Penduduk Kaltim didominasi oleh generasi Z, milenial dan generasi X. Generasi ini yang menjadi motor bagi percepatan pertumbuhan ekonomi.

Jumlah penduduk Kaltim berdasar kesesuaian alamat domisili dan KK/KTP. Dari 3,77 juta penduduk Kaltim sebesar 3.372.808 jiwa atau 80,56 persen berdomisili sesuai KTP/KK sebanyak 393.231 penduduk. Lainnya 10,44 persen berdomisili tidak sesuai KTP/KK.

Sedangkan distribusi penduduk Kaltim menurut Kabupaten/kota, penduduk Kaltim jumlah terbesar di Samarinda yaitu 827.994 persen dari total penduduk Kaltim. Terbesar kedua di Kukar, 729.382 jiwa atau 19,37 persen.

“Kabupaten Mahulu daerah yang jumlah penduduk terkecil, 32.513 jiwa atau 0,86 persen,” pungkasnya.

Baca Juga  Aliansi Mahakam Kaltim Tuntut Pembebasan Mahasiswa yang Diamankan Polisi

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar