src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
DPRD Kukar menggelar rapat bersama pemkab dan forum kontraktor. (foto: andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara siap membayarkan utang ke kontraktor yang sudah merampungkan pekerjaan tahun 2020. Jumlah utang yang sudah terverifikasi sebesar Rp 204 miliar.
“Secara kelengkapan administrasi yang siap dibayarkan Pemkab Kukar, sebesar Rp 204 miliar. Jika masih ada yang belum masuk di sistem pembayaran, maka akan dibayarkan di APBD Perubahan 2021,” ucap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar, Sukoco, Senin 8 Maret 2021, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD dan Asosiasi Kontraktor Kukar.
Sukoco memastikan, utang proyek yang siap dibayarkan, sudah direview oleh Inspektorat Wilayah (Itwil) Kukar. Jika tidak direview oleh Itwil, maka akan dilakukan penundaan pembayaran, seperti beberapa pekerjaan di Kecamatan Samboja.
“Dari total tagihan di Samboja mencapai Rp 11 miliar, yang bisa terinput di sistem pembayaran dan review itwil Rp 4 miliar saja. Makanya Pemkab Kukar ikut membantu menginput utang yang ada di Samboja, ” jelasnya.
Kepala Itwil Kukar Heriansyah membenarkan jumlah utang yang siap dibayarkan sebesar Rp 204 miliar. Itu sudah diteliti antara dokumen administrasi dengan fisik.
Walau ada yang secara fisik sudah diobservasi, namun terkendala administrasi.
“Ada juga yang tidak ada, surat pernyataan hutang dari OPD. Ada juga dokumen serah terima barang dari kontraktor dengan panitia barang tidak lengkap, ini harus dilengkapi dulu, ” ucapnya.
Ketua Komisi III DPRD Kukar, Andi Faisal yang memfasilitasi RDP tersebut memastikan agar betul-betul utang Pemkab Kukar ke kontraktor dibayarkan pada bulan ini.
“Kan komitmen mau membayarkan utang kontraktor sudah ditandatangani Pemkab Kukar melalui Sekda Sunggono, awal Januari 2021 lalu, bahkan sudah diikutkan juga Kepala OPD yang ada utang dengan kontraktor,” ucap politisi Golkar tersebut.
Ketua Asosiasi Kontraktor Kukar, Andi Husri mewakili kontraktor, meminta jangan sampai ada utang kontraktor yang tertinggal dibayarkan bulan ini. Semuanya harus dibayarkan.
“Kasihan juga, jika ada kontraktor yang tidak dibayarkan di bulan ini, harus dibayarkan di APBD perubahan 2021, ” jabarnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal