src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Anggota DPRD Kukar, Firnadi Ihsan.(Foto: Andri)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membangun jembatan penyeberangan mobil ke Pulau Kumala perlu dikaji ulang. Ini disarankan anggota DPRD Kukar, Firnadi Ihsan.
“Dikaji ulang saja, betul kah jembatan penyeberangan mobil tersebut akan menguntungkan Kukar atau tidak,” sebut Firnadi Ihsan, Senin 12 Juni 2023.
Firnadi menyebut usulan jembatan tersebut terlontar dari calon investor Pulau Kumala. Mereka mau mengelola pulau tersebut asal dibangun jembatan penyeberangan untuk kendaraan.
“Nanti kalau sudah terbangun, terus investor nggak mau juga ke Pulau Kumala, kan rugi,” sebutnya.
Menurut dia, minimnya jumlah pengunjung ke pulau tersebut tak ada inovasi dalam pengelolaan pulau tersebut. Rencana pembangunan water boom, misalnya, dinilai cocok guna menarik kunjungan wisatawan.
“Lebih cocok lagi dijadikan taman hewan seperti milik PT Bayan di Tabang, akan tetapi perawatannya sangat besar,” ucap Ketua PKS Kukar ini.
Tren saat ini, sebut Firnadi, banyak objek wisata alam desa yang kian tumbuh. Hebatnya lagi, justru yang mengelola adalah masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah desa.
“Masyarakat sangat bersemangat mengelola objek desa demi menghidupkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadi Raharjo mengakui bahwa penambahan fasillitas water boom akan jadi prioritas saat ini. “Direncanakan, tahun ini sudah dibangun ,” jelasnya.(Andri/#)