HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kecamatan Tabang, wilayah terjauh di Kutai Kartanegara (Kukar), hingga kini belum memiliki dokter yang bertugas di Puskesmas. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar tengah mencari solusi agar ada dokter yang bersedia bertugas di sana.
Kepala Dinkes Kukar Ismi Mufidah mengatakan, Puskesmas Tabang menjadi satu-satunya yang masih kosong dokter. Sebelumnya ada Puskesmas Muara Wis. “Kalau Puskesmas Muara Wis sudah ada dokter,” kata Ismi, Senin 28 September 2026.
Ismi menjelaskan, pihaknya menyiapkan dokter di Tabang yang berstatus dokter penugasan. Peluang ini terbuka bagi dokter dari pemerintah pusat dengan tanggungan APBN yang berminat mengabdi di Tabang.
Ismi mengakui, salah satu kendala selama ini adalah pendapatan yang diterima dokter di wilayah terpencil dinilai tidak sebanding dengan beban pengabdian. Oleh karena itu, pihaknya tengah menyiapkan skema pendapatan yang berbeda bagi dokter penugasan khusus dibandingkan dokter yang bertugas di perkotaan. “Karena dokter tugas khusus, maka pendapatan yang diterima akan lebih,” jelasnya.
Penyesuaian penghasilan tersebut, kata Ismi, mulai diusulkan penganggarannya dalam APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.
Meskipun belum ada dokter, Ismi memastikan pelayanan di Puskesmas Tabang tetap berjalan dengan bantuan tenaga dokter dari Puskesmas terdekat. “Dokter dari Puskesmas Ritan selalu membantu layanan kesehatan di Puskesmas Tabang. Prinsipnya, layanan kesehatan bagi masyarakat jangan berhenti,” ungkapnya. (Andri

















