src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Akses Internet Belum Merata, Berau Gandeng Komdigi Percepat Pemerataan

Akses Internet Belum Merata, Berau Gandeng Komdigi Percepat Pemerataan

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Okt 2026 17:03 27 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan seluruh kampung di Bumi Batiwakkal terjangkau jaringan telekomunikasi paling lambat 2029. Target ini menjadi pekerjaan penting mengingat masih adanya wilayah pedalaman, pesisir, dan kepulauan yang belum menikmati layanan jaringan secara optimal.

Upaya mempercepat pemerataan akses tersebut dibawa Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam audiensi bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Menurutnya, pemerataan jaringan bukan sekadar persoalan tersedianya sinyal telepon atau akses internet. Konektivitas menjadi kebutuhan dasar untuk memperluas akses informasi, menunjang pelayanan publik, hingga membuka peluang ekonomi masyarakat, terutama di kampung-kampung yang jauh dari pusat pemerintahan.

Ia menilai, kondisi geografis Berau yang mencakup kawasan daratan, pesisir, dan kepulauan membutuhkan perhatian khusus dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi. Tanpa dukungan jaringan yang memadai, masyarakat di wilayah terpencil berisiko tertinggal dalam mengakses berbagai layanan dan peluang digital.

“Pemerataan jaringan harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat di seluruh kampung memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses informasi dan layanan digital. Kondisi geografis Berau memang menjadi tantangan, tetapi bukan berarti pemerataan konektivitas tidak bisa kita upayakan,” ujarnya.

Kebutuhan jaringan yang stabil juga berkaitan erat dengan pengembangan pariwisata Berau. Sejumlah destinasi unggulan berada di kawasan pesisir dan kepulauan yang membutuhkan dukungan konektivitas untuk memudahkan komunikasi, penyebaran informasi wisata, serta meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Di sisi lain, Pemkab Berau telah menjalankan program 1.000 titik Wi-Fi gratis sebagai bagian dari 18 program prioritas kepemimpinan Sri Juniarsih bersama Wakil Bupati Gamalis. Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses internet bagi masyarakat.

Namun, penyediaan Wi-Fi gratis perlu berjalan beriringan dengan penguatan infrastruktur jaringan utama. Sebab, keberadaan titik akses internet belum cukup apabila wilayah sekitarnya masih menghadapi keterbatasan jangkauan maupun kualitas sinyal.

Karena itu, Pemkab Berau mendorong dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan mutu layanan telekomunikasi di wilayah yang belum terjangkau secara optimal.

Dalam audiensi tersebut, Wamen Komdigi Nezar Patria menyambut upaya Pemkab Berau dan memberikan dukungan terhadap peningkatan infrastruktur serta kualitas layanan telekomunikasi di daerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah pemerintah daerah dalam memetakan kebutuhan jaringan dan mendorong percepatan penanganan wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses.

Sri Juniarsih menegaskan, pemerataan jaringan akan terus didorong agar tidak ada kampung yang tertinggal dalam perkembangan teknologi digital. “Target kami, paling lambat 2029 seluruh kampung di Berau sudah mendapatkan layanan telekomunikasi yang memadai,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x