src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> PDIP Kukar Belum Berpikir "Duel” Dengan Gerindra, Andi Faisal: Fokus Partai Kami Memberi Manfaat ke Masyarakat

PDIP Kukar Belum Berpikir “Duel” Dengan Gerindra, Andi Faisal: Fokus Partai Kami Memberi Manfaat ke Masyarakat

3 minutes reading
Monday, 13 Apr 2026 13:06 8 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – PDIP Perjuangan Kukar megaku belum berpikir soal persaingan menuju Pemilu 2029. Meskipun sinyal persaingan sudah dinyatakan terbuka oleh DPD Gerindra Kukar.

Sekretaris PDIP Kukar M Andi Faisal, mengaku pihaknya cukup terkejut dengan pernyataan yang disampaikan oleh kader Gerindra, Marwan. “Pernyataan terkait tantangan duel atau persaingan dalam kontestasi politik di Kukar membuat kami terkejut,” ucap Andi, Senin 13 April 2026.

Andi Faisal, yang akrab disapa Ical, mengatakan PDIP Kukar masih bertanya-tanya soal instruksi Bupati Aulia Rahman yang langsung menyatakan target kursi seolah menyasar PDIP selaku pemilik kursi terbanyak di DPRD Kukar, saat ini.

“Kami agak kaget dengan pernyataan itu. Kami lemparkan kembali, seperti apa sebenarnya yang dimaksud dengan tantangannya,” ucap Ical.

Ia menilai, sebagai partai yang banyak diisi kalangan muda, PDIP Kukar merasa pengalaman politiknya masih jauh di bawah Marwan. Karena itu, pihaknya memilih merespons dengan sikap terbuka dan meminta penjelasan lebih lanjut.

Meski demikian, Ical menyayangkan munculnya narasi yang dinilai berpotensi memicu ketegangan politik. Ia menegaskan, pascapemilu, seharusnya seluruh elemen politik dapat mengedepankan persatuan demi pembangunan daerah.

“Pemilu sudah selesai. Harusnya sekarang kita berpikir untuk bersatu, merangkul, dan bersama-sama membangun Kukar, apalagi di tengah kondisi anggaran yang tidak menentu,” tegasnya.

Lebih lanjut, PDIP Kukar menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Kader Gerindra, Aulia Rahman Basri dan Ketua Partai PDIP Kukar Rendi Solihin. Fokus utama partai, kata Ical, adalah memastikan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat tetap terjaga.

Beberapa isu yang menjadi perhatian PDIP saat ini, antara lain tidak adanya pengurangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menjaga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar tidak dipangkas, serta memperjuangkan hak-hak guru honorer.

“Kami akan menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. Tidak boleh ada pengurangan PPPK, dan TPP juga harus tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, PDIP Kukar juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kukar terkait persoalan honor guru PAUD dan TK yang belum tersalurkan. Menurutnya, langkah-langkah administratif tengah diselesaikan agar hak para guru dapat segera dipenuhi.

Ical menegaskan, PDIP Kukar tidak sedang memikirkan kontestasi politik mendatang, termasuk Pemilu 2029. Fokus partai saat ini adalah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak berpikir soal 2029. Yang kami pikirkan adalah bagaimana PDIP bisa dirasakan oleh masyarakat Kukar,” katanya.

Ia menutup dengan pesan hormat sekaligus ajakan untuk menjaga etika dalam berpolitik. Sebelumnya, Partai Gerindra Kukar menargetkan kemenangan besar pada Pemilu 2029 dengan membidik 20 kursi DPRD Kukar. Target tersebut disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) wilayah Kukar, Gerindra Kaltim, Marwan, usai rapat koordinasi pemenangan yang difasilitasi DPD Gerindra Kalimantan Timur, Jumat 10 April 2026.

Strategi yang disiapkan antara lain restrukturisasi kepengurusan di tingkat kecamatan, pembentukan badan pemenangan pemilu (Bappilu), serta percepatan rekrutmen dan pelatihan calon legislatif.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang saat ini memegang 16 kursi DPRD Kukar. Dinamika politik ini diperkirakan akan terus berkembang seiring persiapan partai-partai menuju kompetisi politik yang menanti di depan.(Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x