33.2 C
Samarinda
Sunday, April 14, 2024

Sidak ke Pasar Merdeka, Mendag Sebut Harga Telur Tinggi, Ayam Murah Sekali

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melakukan sidak harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta pengecekan persyaratan SNI Pasar Rakyat di Pasar Merdeka, Jalan Merdeka, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu 31 Agustus 2022.

Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan, Gubernur Kaltim Isran Noor, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, Walikota Samarinda Andi Harun, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim Ricky P Gozali, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltim Sa’aduddin, Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Marnabas.

Dalam lawatannya tersebut, Mendag berdialog dengan sejumlah pedagang untuk memantau harga bahan pangan, seperti minyak goreng, cabai, ikan, bawang merah dan bawang putih serta telur ayam.

Mendag Zulkifli memastikan, harga-harga bahan pokok di Samarinda masih stabil. Namun, diakuinya kenaikan harga terjadi pada komoditi telur ayam.

“Harga-harga lainnya masih stabil, telur masih agak tinggi, ” ujarnya pada awak media.

Berdasarkan pantauan di Pasar Merdeka, dia menyebut, harga ayam hidup dijual seharga Rp 27 ribu per kilo. Harga jual ini dinilainya masih terlalu murah.

“Harga ayam hidup Rp 27 ribu per kilo di sini, padahal modal ayam itu dari peternak Rp 24.700, itu untuk ayam hidup. Jadi, kalau di sini Rp 27 ribu per kilo artinya dia pakai distributor pengecer, nah ini ada untung lagi. Artinya dia beli di peternak Rp 17 ribu per kilo, ” ujarnya.

“Oleh karena itu, ayam di sini terlalu murah. Karena sedangnya harga ayam itu Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per kilo, dengan mereka ambil di peternak Rp 25 ribu per kilo, ” sambungnya.

Adapun harga telur ayam di Samarinda, lanjut Mendag, masih tinggi. Sedang harga bawang dan cabai turun.

“Telur di sini masih tinggi ngambilnya Rp 27 ribu per kilo, karena dari Surabaya, jadi sampai di sini Rp 31 ribu per kilo. Mudah-mudahan minggu depan sudah turun. Bawang merah Rp 30 ribu, cabai Rp 45 ribu dan kalah cabai kualitas bagus Rp 50 ribu, ” terangnya.

Harga minyak goreng sendiri, kata dia, sudah stabil, yakni Rp 14 ribu per liter.

Dia menambahkan, jika kenaikan harga bahan pokok masih terjadi di Kaltim, maka Mendag Zulkifli Hasan mengarahkan Gubernur Isran Noor dan Walikota Samarinda Andi Harun untuk dapat menggunakan dana cadangan guna memberikan subsidi transportasi.

“Ada Gubernur dan Walikota yang mengecek. Jika kenaikan harga 10 persen, maka Gubernur dan Walikota bisa pakai dana cadangan subsidi transportasi, ” katanya.

Usai melakukan sidak pasar, Mendag Zulkifli menuju ke Hotel Bumi Senyiur Samarinda dalam rangka penganugrahan penghargaan Perlindungan Konsumen.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU