src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Muhammad Sai’in Nahkodai Askot PSSI Samarinda, Wawali Dorong Sinergi dan Prestasi Sepak Bola Kota Tepian

Muhammad Sai’in Nahkodai Askot PSSI Samarinda, Wawali Dorong Sinergi dan Prestasi Sepak Bola Kota Tepian

waktu baca 4 menit
Kamis, 10 Apr 2025 13:03 503 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepengurusan baru Asosiasi Kota (Askot) PSSI Samarinda resmi dikukuhkan dalam sebuah momen penting yang berlangsung hangat dan penuh semangat di Royal Park Hotel Samarinda, Rabu malam (9/4/2025). Dalam agenda yang sekaligus dirangkai dengan Kongres Askot PSSI Samarinda tersebut, Muhammad Sai’in terpilih sebagai ketua baru untuk masa bakti 2024–2029.

Momentum ini bukan sekadar formalitas pelantikan, melainkan titik awal dari sebuah babak baru pembinaan sepak bola di Kota Tepian. Prosesi pengukuhan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, yang menyampaikan pesan penuh harapan untuk kepengurusan yang baru.

“Saya menginginkan pengurus baru memiliki tanggung jawab dan kerja kerasnya untuk memajukan sepak bola di Kota Samarinda,” kata Saefuddin dalam sambutannya yang dikutip Kamis (10/4/2025).

Dengan resmi dikukuhkannya pengurus baru Askot PSSI, tanggung jawab besar menanti di depan mata. PSSI bukan hanya sebuah organisasi olahraga, melainkan institusi yang membawa harapan dan impian banyak anak muda Samarinda yang ingin berprestasi di lapangan hijau.

Wakil Wali Kota secara tegas menekankan bahwa PSSI memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan pembinaan dan kompetisi sepak bola. Karena itu, ia mendorong agar kepengurusan baru mampu mengakomodasi seluruh elemen dalam tubuh organisasi—mulai dari klub lokal, pelatih, wasit, hingga para pemain muda yang haus akan panggung.

Ia pun berharap agar Askot PSSI Samarinda bersinergi aktif dengan dua lembaga penting, yakni Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda dan KONI Kota Samarinda. Dengan begitu, roda organisasi bisa berjalan tanpa hambatan birokrasi dan mampu melahirkan prestasi nyata.

“Mari saling bersinergi, bersama kita jayakan persepakbolaan kita, karena sepak bola menjadi bagian kebanggaan orang Samarinda,” ujar Saefuddin penuh semangat.

Terpilihnya Muhammad Sai’in sebagai Ketua Askot PSSI Samarinda untuk lima tahun ke depan disambut dengan optimisme. Bukan wajah baru di dunia sepak bola, Sai’in dikenal aktif dalam dunia olahraga lokal dan diharapkan mampu membawa warna baru bagi organisasi.

Meski belum memberikan pernyataan resmi usai pengukuhan, kehadiran Sai’in di pucuk kepemimpinan diyakini akan memberikan angin segar, terutama dalam hal manajemen kompetisi lokal dan pengembangan bakat usia dini. Tantangan seperti regenerasi pemain, revitalisasi liga internal, hingga peningkatan kapasitas pelatih dan wasit akan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan.

Kongres yang berlangsung malam itu menjadi ajang konsolidasi awal bagi seluruh pengurus. Suasana forum terlihat cair, penuh kekeluargaan, namun tetap serius dalam menyusun kerangka kerja ke depan. Banyak yang berharap agar PSSI Samarinda bisa lebih aktif menciptakan ekosistem kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.

Samarinda punya sejarah panjang dalam dunia sepak bola. Dari klub-klub lokal hingga dukungan suporter fanatik, olahraga ini telah menjadi bagian dari identitas masyarakat. Bahkan, tak sedikit pemain asal Samarinda yang sukses menembus pentas nasional dan membawa harum nama daerah.

Dengan komitmen Pemkot Samarinda melalui Wawali Saefuddin Zuhri, kini bola ada di tangan Askot PSSI. Apalagi dengan Ibu Kota Negara (IKN) yang tengah dibangun tak jauh dari jantung Kota Tepian, posisi strategis Samarinda sebagai pusat pengembangan atlet di Kaltim harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Dalam kesempatan itu, Saefuddin juga menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada seluruh jajaran pengurus yang telah resmi dilantik. Ia berharap mereka mampu menjaga marwah organisasi, tidak terjebak pada dinamika internal, dan tetap fokus pada peningkatan prestasi.

“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus Askot PSSI yang baru. Mari kita kerja bersama, satukan visi, dan bawa sepak bola kita ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di balik euforia sepak bola, ada tanggung jawab sosial yang tak kalah penting: memberikan ruang dan peluang bagi generasi muda agar tidak terjebak dalam pergaulan negatif.
Artikel Asli baca di rri.co.id

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x