src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sosialisasi KKN Unmul kepada siswa SD yang digelar secara virtual. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, BARONG TONGKOK–Memasuki minggu ke-6 pelaksanaan KKN 47 Universitas Mulawarman, kelompok mahasiswa KKN Kutai Barat 01 berkolaborasi dengan KKN Kutai Barat 03 Menyelenggarakan sosialisasi pentingnya konsumsi ikan dan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut secara daring, Senin 9 Agustus 2021.
Pemateri adalah Hilpansius Bendi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perikanan. Dia memaparkan manfaat konsumsi ikan. Sementara, Trevi Anjelika Tiwa dan Vinsensia Aprilla Ananda Icha dari Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Gigi Unmul membawakan materi pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan siswa-siswi SD Negeri 001 Barong Tongkok kelas VI A dan V A dengan total partisipan sebanyak 54 orang. Turut hadir Wali Kelas VA Agustinus Aran Boro, S.Pd dan Ari Sulistyoanik, S.Pd selaku wali kelas VI A.
Hilpansius menjelaskan, Indonesia yang merupakan negara maritim mempunyai potensi yang sangat besar di bidang maritime, baik itu di sektor perikanan mau pun di sektor parawisata.
Indinosia punya keanekaragaman hayati seperti ikan yang melimpah. Anak-ana, kata dia, perlu mengkonsumsi ikan karena memiliki banyak manfaat bagi masa pertumbuhan. Seperti meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan kecerdasan, mencegah gangguan tidur, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mencegah asma pada anak, dan meningkatkan kesehatan tulang.
Mahasiswa Perikanan KKN angkatan 47 kelompok Kubar 01 juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan terutama perairan sehingga ekosistem perairan tetap terjaga dan lestari. Kerusakan lingkungan bisa disebabkan oleh sampah yang di buang ke perairan.
Trevi Anjelika Tiwa dan Vinsensia Aprila Ananda Icha membahas mengenai struktur penyusun gigi, jenis serta fungsi masing-masing gigi dan hal-hal yang menyangkut bagaimana gigi bisa berlubang yang disebabkan oleh pola makan yang salah dan cara merawat gigi belum benar.
Sesi lalu dilanjutkan dengan penjelasan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Waktu optimal untuk menyikat gigi adalah 2 menit pada pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
Di akhir materi, siswa-siswi diajak untuk praktek melakukan sikat gigi bersama secara virtual dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan penuh antusias oleh siswa-siswi SD Negeri 001 Barong Tongkok. (*/)