src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Libur Panjang Lebaran 2026 Mulai Tanggal Berapa? Ini Bocorannya

Libur Panjang Lebaran 2026 Mulai Tanggal Berapa? Ini Bocorannya

2 minutes reading
Wednesday, 11 Mar 2026 09:57 37 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Libur panjang Lebaran 2026 menjadi momen yang dinantikan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan SKB 3 Menteri, jadwal libur Lebaran 2026 diperkirakan berlangsung cukup panjang karena berdekatan dengan Hari Nyepi, sehingga memberi kesempatan masyarakat menikmati libur panjang Lebaran 2026 selama beberapa hari berturut-turut.

Dilansir dari RRI, jadwal libur Lebaran 2026 secara resmi dimulai pada Jumat, 20 Maret 2026 melalui cuti bersama Idulfitri. Namun karena berdekatan dengan peringatan Hari Suci Nyepi, masyarakat sebenarnya sudah bisa menikmati libur panjang Lebaran 2026 sejak Rabu, 18 Maret 2026.

Kondisi tersebut membuat periode libur menjadi lebih panjang dari biasanya. Dalam ketentuan SKB 3 Menteri, rangkaian hari libur dan cuti bersama tersebut tersusun sebagai berikut:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
  • Minggu, 22 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah

Dengan susunan tersebut, masyarakat diperkirakan menikmati libur panjang Lebaran 2026 hingga tujuh hari berturut-turut.

Selain jadwal libur, pemerintah bersama aparat keamanan juga mulai menyiapkan pengaturan arus perjalanan selama musim mudik. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah memimpin rapat lintas sektoral guna membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Rapat tersebut berlangsung di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri pada Senin, 2 Maret 2026. Dalam pertemuan itu, Listyo mengungkapkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dalam dua gelombang.

“Prediksi puncak arus mudik (gelombang pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret, kemudian pemerintah melaksanakan WFH. Biasanya antara tanggal 16 dan 17 (Maret), sementara prediksi puncak arus mudik (kedua) ada di tanggal 18-19 Maret,” kata Listyo.

Ia menjelaskan, perkiraan tersebut berkaitan dengan kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat memulai perjalanan lebih awal.

Sementara itu, puncak arus balik Lebaran 2026 juga diperkirakan terjadi dua kali. Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 24 hingga 25 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 28 sampai 29 Maret 2026.

“Kemudian prediksi puncak arus balik yang pertama di tanggal 24 dan 25 Maret. Prediksi puncak arus balik kedua 28 sampai 29 Maret,” ujar Listyo.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x