src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
La Nyalla Mattaliti menerima cendera mata dari Sultan Kutai. (Andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Senin 5 April 2021, Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti melakukan kunjungan Ke Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara. La Nyalla bersilaturahmi dengan Sultan Kutai Adji Muhammad Arifin Praboe beserta kerabat kesultanan. Dia didampingi beberapa anggota DPD RI asal Kaltim dan Sumatera, seperti Lampung dan Jambi.
Dalam pertemuan bersama Sultan, La Nyalla membahas soal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara(PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).
Dia mengharapkan pembangunan memperhatikan perspektif lingkungan dan potensi kebencanaan sehingga IKN baru benar-benar bebas dari ancaman banjir. “Harapan kita, IKN di Kaltim bebas banjir, ” sebut La Nyalla di Pendopo Bupati Kukar.
Menurut La Nyalla, pembangunan harus memakai konsep smart city dan forest city. “IKN di Kaltim bisa jadi model percontohan wujud perkotaan modern, yang bebas dari banjir, itu intinya,” katanya.
IKN baru, lanjut dia, sangat penting menjadi kota terintegrasi dari sisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Di dalamnya sudah memenuhi sistem informasi pemerintahan lokal, sekolah, perpustakaan, sistem transportasi, rumah sakit, pembangkit listrik, jaringan penyediaan air, pengelolaan limbah, penegakan hukum dan pelayanan masyarakat yang efektif dan efisien.
“Smart city bersifat integrasi dalam hal pelayanan publik sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat bisa dilakukan secara satu pintu,” ungkapnya.
Alumni Universitas Brawijaya Malang tersebut juga berjanji akan memperjuangkan hak Kesultanan Kutai Ing Martadipura melalui APBN. “Kerajaan Kutai simbol Kerajaan Nusantara yang harus dijaga kelestariannya. Nanti DPD RI akan menyurati Presiden RI agar memberikan perhatian lebih kepada Kerajaan Kutai, ” pungkasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal