src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Lambung Kapal Bocor, Satu Pemancing Hilang, Enam Dievakuasi Tim SAR

Lambung Kapal Bocor, Satu Pemancing Hilang, Enam Dievakuasi Tim SAR

2 minutes reading
Saturday, 27 Dec 2025 19:27 91 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Tujuh pemancing dilaporkan mengalami insiden di perairan Teluk Balikpapan. Kapal yang mereka gunakan mengalami kebocoran pada Sabtu 27 Desember 2025.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan yang mendapatkan laporan kejadian langsung menerjunkan personel untuk melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR). Informasi kejadian diterima Kantor SAR Balikpapan pada pukul 04.50 WITA dari pelapor atas nama Disan Sinaga, keluarga salah satu pemancing.

Berdasarkan laporan tersebut, kejadian diperkirakan terjadi pada pukul 02.20 WITA di perairan Teluk Balikpapan dengan titik perkiraan lokasi kejadian sekitar 10,7 mil laut  ke arah selatan (heading 170°) dari Kantor SAR Balikpapan.

Dari laporan, korban atas nama Junaidi (L/34) bersama enam rekannya berangkat memancing menggunakan kapal pada Jumat 26 Desember 2025 sekitar pukul 12.00 WITA di perairan Teluk Balikpapan. Pada Sabtu dini hari, tepatnya pukul 02.20 WITA, korban menghubungi pihak keluarga dan melaporkan bahwa kapal yang digunakannya mengalami kerusakan pada bagian lambung sehingga menyebabkan kebocoran. Dia meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan segera melakukan koordinasi dengan pelapor dan mempersiapkan unsur SAR. Satu Search and Rescue Unit (SRU) diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 05.10 WITA menggunakan Rubber Boat Basarnas (RBB).

Komandan SRU Operasi SAR, Dwi Adi Wibowo, menyampaikan bahwa hingga saat ini enam orang telah berhasil diselamatkan dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian. “Saat ini enam orang sudah diselamatkan dan satu orang lagi masih dalam pencarian atas nama Yanto,” ujar Dwi Adi Wibowo.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan hujan, dengan tinggi gelombang sekitar 0,4 meter. Kecepatan angin mencapai 14 km/jam dari arah barat, serta arus laut sekitar 0,2 knot mengarah ke timur. Hingga saat ini tidak terdapat faktor penghambat signifikan dalam pelaksanaan operasi SAR. Operasi SAR masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (*/)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x