27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

KSAD Meninjau Latma Garuda Shield ke-15 di Amburawang

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa beserta istri meninjau latihan tempur bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Amburawang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis, 12 Agustus 2021.

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amburawang di Balikpapan dan Makalisung di Manado.

Latihan tempur bersama TNI AD dan US Army. (ist)

Jenderal TNI Andika Perkasa berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army.

Adapun materi latihan yang dipastikan dapat meningkatkan kemampuan prajurit kedua negara tersebut meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET) dan Garuda Airborne.

Andika mengatakan di Amburawang ini sebanyak 376 prajurit TNI AD dan US Army yang terlibat, dengan materi latihan adalah ofensif tapi hubungan kompi, dimana dalam pergerakannya menghadapi gangguan atau hambatan seperti ranjau, dan lain-lain.

“Mekanisme latihan di Amburawang baru pertama kali dilakukan di TNI AD karena menerapkan metode latihan dua pihak tidak dikendalikan, yang selama ini biasanya menggunakan  metode satu pihak dikendalikan,” ungkapnya.

Menurut Andika, pasukan lawan bukan dari Yonif  600 R/Mdg tapi dari yonif 621/Manuntung dan Yonif 623/BWT. “Mereka berupaya mengalahkan satu sama yang lain tanpa dikendalikan, sehingga realisme latihan dapat diwujudkan dengan optimal”, tegas KSAD.

Dia merasa bangga dengan prajurit TNI AD yang berinteraksi dengan  US Army, tukar menukar makanan dan nomor telepon untuk mempererat persahabatan. “Saya bangga dengan para prajurit TNI AD yg berinteraksi dengan US Army, persahabatan ini harus berlanjut terus,”tukasnya.

Menyangkut rekrutmen prajurit TNI AD baik pria maupun wanita, Andika mengatakan akan terus dievaluasi dan diperbaiki.” Dalam rekruitmen prajurit TNI AD ada seleksi kesehatan, akademik, psikologi, jasmani dan administrasi akan terus dievaluasi dan diperbaiki,” katanya lagi.

Andika menambahkan perbaikan dan evaluasi ini dilaksanakan agar rekrutmen prajurit TNI AD lebih fokus dalam melakukan seleksi prajurit.

Penulis: Iwan
Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU