Beranda BUMI ETAM KPU Kukar Kembali Didemo, Kali Ini Dituntut Jalankan Rekomendasi Bawaslu RI

KPU Kukar Kembali Didemo, Kali Ini Dituntut Jalankan Rekomendasi Bawaslu RI

KPU Kukar Kembali Didemo, Kali Ini Dituntut Jalankan Rekomendasi Bawaslu RI - headlinekaltim.co
Massa membentangkan tulisan berisi tuntutan terhadap KPU Kukar agar menjalankan rekomendasi Bawaslu RI. (Andri/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sehari setelah didemo oleh kelompok yang menamakan Aliansi Rakyat Kukar dan meminta menolak rekomendasi Bawaslu RI, hari ini, Selasa 17 November 2020 siang, KPU Kutai Kartanegara kembali didatangi massa.

Aspirasi mereka berlawanan dengan massa pengunjuk rasa sehari sebelumnya. Pedemo yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kukar (AMK) tersebut menuntut KPU Kukar untuk menjalankan rekomendasi Bawaslu RI yang membatalkan Cabup petahana Edi Damansyah di Pilkada Kukar 2020.

Salah satu orator Haidir Azran menegaskan kehadiran massa membawa harapan perbaikan Kukar. Sebab, tahapan Pilkada Kukar sangat tidak ideal karena tidak bisa menghadirkan putera daerah terbaik.

Advertisement

“Satu paslon bagi Pilkada Kukar adalah aib, ini adalah aib. Harus peduli terhadap kondisi politik. Harus ciptakan demokrasi yang baik,” ujar Haidir.

Haidir menuturkan, pihaknya sudah melaporkan dugaan pelanggaran yang mengarah kepada Cabup Edi Damansyah ke Bawaslu Kukar dan Bawaslu Kaltim. Namun, laporan tidak digubris sehingga diteruskan ke Bawaslu RI.

“Rekomendasi keluar tidak sembarangan, harus melalui kajian dan penelitian. Silahkan KPU Kukar tegakkan rekomendasi Bawaslu RI, jangan ditunda lagi. Ini membuat Pilkada Kukar semakin bermartabat,” tegas Haidir.

Koordinator aksi demo, Ary Kibo mengatakan, AMK bersama Barisan Kolom Kosong (Barkokos) Kukar menuntut kepada KPU Kukar jalankan rekomendasi Bawaslu RI.

Menurutnya, KPU Kukar harus menjaga netralitas, integritas dan profesionalitas sebagai penyelenggara pemilu.

“KPU Kukar jangan mau dipengaruhi oleh kelompok kepentingan tertentu, tetap jalankan saja rekomendasi Bawaslu RI,” ucapnya.

Tidak ada satupun Komisioner KPU Kukar yang menemui massa karena sedang bertugas ke luar daerah. Mereka hanya ditemui Sekretaris KPU Kukar Solihin.

“Pimpinan dan komisioner KPU sedang berada di luar daerah. Tuntutan AMK saya terima dan akan disampaikan ke pimpinan nantinya, ” jelasnya.

Penulis: Andri

Komentar
Advertisement