src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kopdes Merah Putih Kini Bisa Jadi Pangkalan Resmi LPG 3 Kg, Harga Dijamin Sesuai Agen

Kopdes Merah Putih Kini Bisa Jadi Pangkalan Resmi LPG 3 Kg, Harga Dijamin Sesuai Agen

2 minutes reading
Wednesday, 10 Sep 2025 10:56 939 Anjhu Anggia

HEADLINEKALTIM.CO – Kabar baik bagi masyarakat desa. Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih kini dipastikan bisa berperan sebagai pangkalan resmi LPG 3 kg, bukan hanya sebatas subpangkalan seperti yang diatur sebelumnya.

Dilansir dari Antara, Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, usai serah terima jabatan di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

“Meskipun Keputusan Menteri ESDM menetapkan kopdes sebagai subpangkalan, hasil diskusi rapat dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menetapkan risiko kopdes ini rendah, sehingga kita bisa melakukan kegiatan penjualan LPG 3 kg setara dengan pangkalan,” kata Ferry.

Ferry menegaskan, meski kopdes diberi izin menjadi pangkalan, jumlah tabung dan pola distribusi tetap mengikuti aturan dari PT Pertamina Patra Niaga.

  • Kopdes di wilayah berpopulasi besar akan difungsikan sebagai pangkalan.
  • Kopdes dengan jumlah anggota sedikit akan tetap berstatus subpangkalan.

Ia juga menjamin harga jual LPG 3 kg di kopdes tidak akan lebih tinggi dari harga agen resmi, sehingga masyarakat desa tetap bisa mendapatkan LPG subsidi dengan harga terjangkau.

Sebelumnya, sejumlah kopdes sempat mengeluhkan kendala dalam menjual LPG 3 kg akibat aturan yang hanya memberi status subpangkalan.

Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Lempake, Samarinda, Adung KS Utomo, menilai regulasi itu membatasi akses mereka.
“(Kepmen) itu yang menjadikan KKMP menjadi subpangkalan, bukan lagi pangkalan. Aturan main soal harga juga belum jelas, sehingga Patra Niaga lewat agen-agen tidak bisa memasok ke kami,” ujar Adung.

Hal senada diungkapkan Sri Mulyani, pengurus Kopdes Merah Putih Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah. Ia menyebut status subpangkalan membuat kuota pasokan turun drastis.
“Dengan status subpangkalan, kami hanya menerima 10 tabung per pekan, jauh berkurang dari 50 tabung sebelumnya,” ujarnya.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x