src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala DPMD Kukar, Arianto.(sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dalam program membenahi data kemiskinan di Kukar, Pemkab Kukar akan membekali kepada Ketua RT se-Kukar dengan ponsel pintar dengan kinerja yang mumpuni.
“Kita upayakan, Ketua RT bisa mendapatkan HP android yang peruntukannya untuk administrasi kependudukan dan mendata kemiskinan,” sebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, Selasa 14 Maret 2023.
Untuk spesifikasi ponsel pintar tersebut, kata mantan Camat Muara Wis tersebut, belum menentukan merek tertentu. Namun, harua sanggup mengoperasikan dua aplikasi, yaitu pendataan kependudukan dan aplikasi validasi kemiskinan melalui Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan (RBPK).
“Kalau untuk RAM-nya minimal 4 GB sedangkan ROM-nya 128 GB dengan kisaran harga Rp 2,5 juta per unit,” sebutnya.
Dari mana kah sumber biaya untuk pembelian ponsel? Arianto menyebut dari dana Rp 50 juta per RT bantuan khusus keuangan RT (BKKRT).
Jika ada Ketua RT yang menolak membelinya, Arianto mengaku tidak ada persoalan. “Nantinya jangan mengeluh kalau HP pribadinya lemot jika harus bergabung dengan kegiatan RT yang semakin padat, demi pendataan penduduk dan validasi kemiskinan. Makanya HP tersebut, bukan hanya dipegang oleh Ketua RT bisa juga dipegang Sekretaris dan Bendahara RT,” sebutnya.
Wabup Kukar Rendi Solihin mengungkapkan Pemkab Kukar sedang konsentrasi penanganan kemiskinan.
“Berdasarkan evaluasi kami, salah satu masalahnya penanganan kemiskinan yaitu dari pendataan yang kurang valid,” ucapnya.
Agar data kemiskinan tidak amburadul, sebut Rendi, dibutuhkan pendataan yang cepat terkoneksi antara pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten.
“Sebagai penunjang pendataan, dibutuhkan perangkat HP android yang bisa mengirim data secara mudah dan cepat,” pungkasnya.(#)
Penulis: Andri