src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rakor percepatan pembangunan melalui acara Ngapeh Hambat lintas OPD.(andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Menjadi penyerap anggaran jumbo, sebanyak 11 proyek fisik yang dikerjakan tahun ini oleh Pemkab Kukar akan diawasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Ada proyek di Kukar yang dimonitoring KPK, melalui sistem MCP,” tegas Bupati Kukar, Edi Damansyah, Senin 13 Maret 2023, di Pendopo Bupati Kukar.
Selain itu, ada juga proyek Strategis Daerah sebanyak 58 proyek yang tidak lepas dari pengawasan Kejari Kukar. Nantinya akan ditindak lanjuti dengan MoU.
Mantan Sekda Kukar ini mengutarakan maksud kegiatan dipantau KPK dan Kejari Kukar.
“Kerja sama dengan aparatur hukum itu agar jangan ragu menjalankan kegiatan, ini sebagai upaya percepatan pembangunan di Kukar,” sebutnya.
Edi mengakui, meskipun sudah memasuki akhir triwulan pertama tahun 2023, belum ada kegiatan fisik yang berjalan. Saat ini, berjalan sekitar 25 persen hanya sebatas proyek perencanaan.
“Kami targetkan, bulan depan proyek fisik sudah berjalan di Kukar. Karena beberapa OPD masih ada yang proses penyelesaian perencanaannya dulu,” ungkapnya.
Edi juga memastikan keterlambatan pekerjaan fisik infrastuktur bukan hanya dialami Kukar. Daerah lain juga mengalami hal serupa.
“Agar ada perubahan menjadi lebih cepat, makanya harus ada budaya kerja birokrasi yang cepat,” tegasnya.
Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor mengakui pekerjaan fisik yang ditangani belum ada yang jalan. OPD yang dipimpinnya mendapatkan porsi anggaran yang lumayan besar untuk perbaikan sarana pendidikan.
“Bulan depan, kegiatan fisik di Disdikbud sudah berjalan,” pungkasnya.
Adapun 11 kegiatan fisik yang akan dipantau KPK, yaitu pembangunan pasar Tangga Arung dengan nilai Rp 153 miliar, pembangunan RSUD Muara Badak, penanganan penahan abrasi Samboja, pengadaan material bedah rumah, pelebaran Jalan Mayjen Sutoyo menuju KH Dewantara Tenggarong, pembangunan Spam Samboja, pembangunan jalan usaha tani, pembangunan dermaga Samboja, pembangunan Puskesmas Sebulu 3, dan pembuatan waterboom di pulau Kumala.(#)
Penulis: Andri