src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Fahmi Idris. Foto: (Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Fahmi Idris menyampaikan tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Berau pada pelaksanaan Pemilu 2024 mencapai hampir 80 persen.
“Semoga ke depannya, partisipasi masyarakat pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Berau tahun 2024 itu minimal sama atau lebih dari yang kemarin,” ujarnya saat menghadiri peluncuran Pilkada 2024 pada Sabtu 4 Mei 2024 di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb.
Dikatakannya, jalur untuk menjadi pasangan calon dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, pertama, bisa melalui partai politik (Parpol).
“Kabupaten Berau itu jumlah DPRD-nya ada 30, maka harus mengantongi dukungan sekitar 6 kursi anggota DPRD Kabupaten Berau,” ucapnya.
Kedua, melalui jalur perseorangan. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Berau itu sekitar 191.836. Jadi, pasangan calon harus mengantongi dukungan KTP masyarakat Berau sekitar 19.000 lebih. Dukungan tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Berau.
“Pasangan calon jalur perseorangan harus mendaftarkan diri sebelum pendaftaran oleh partai politik, jadi nanti harus menyerahkan dukungannya kepada KPU Kabupaten Berau. Namun, dari beberapa tahapan Pilkada sebelumnya, belum pernah ada KPU Berau itu menerima calon perseorangan. Semuanya selalu dari partai politik,” bebernya.
Setelah dukungan minimal KTP selesai diverifikasi oleh KPU Berau, maka dilanjutkan dengan tahapan pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Berau pada 27-29 Agustus 2024.
“Jadi pada saat pendaftaran nanti juga bersamaan dengan pendaftaran yang dilakukan oleh pasangan calon dari partai politik,” ungkapnya.
Fahmi menambahkan, tahapan penetapan pasangan calon dilaksanakan pada 22 September 2024, kemudian dilanjutkan dengan masa kampanye. Pemungutan suara akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
“Petugas kami juga akan kembali mendata dengan mendatangi rumah warga satu per satu untuk melakukan pemutakhiran data pemilih. Saya harap Pilkada 2024 di Kabupaten Berau berjalan dengan aman dan sukses,” pungkasnya. (Riska)