src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ketua DPRD Kukar Silaturahmi dengan Wartawan, Tekankan Akurasi dan Etika Pemberitaan

Ketua DPRD Kukar Silaturahmi dengan Wartawan, Tekankan Akurasi dan Etika Pemberitaan

3 minutes reading
Tuesday, 19 May 2026 07:14 0 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menggelar pertemuan bersama insan pers di Kutai Kartanegara pada Senin (18/5/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi antara lembaga legislatif dengan para wartawan yang selama ini aktif meliput aktivitas dewan di Kutai Kartanegara.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani hadir didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Dewan, Lukman. Suasana diskusi berlangsung cair, namun sarat pesan penting terkait peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ahmad Yani menegaskan, hubungan harmonis antara DPRD dan wartawan harus terus dijaga demi memastikan informasi yang sampai ke publik tetap akurat, berimbang, dan mudah dipahami. “Kegiatan ini sangat penting, guna memperkuat kerja sama antara kami di Legislatif dengan para wartawan yang biasa meliput kegiatan dewan,” jelas Yani.

Menurutnya, media memiliki kontribusi besar dalam menjembatani komunikasi antara lembaga legislatif dan masyarakat. Berbagai kebijakan, agenda kerja, hingga hasil pengawasan DPRD tidak akan tersampaikan secara maksimal tanpa dukungan pemberitaan yang profesional.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun narasi berita agar tidak menimbulkan tafsir berbeda di tengah masyarakat. Yani menilai, dalam sejumlah kasus, substansi informasi yang disampaikan sebenarnya sudah benar. Namun, cara penyajian atau pemahaman pembaca terkadang memunculkan persepsi yang keliru. “Medianya tidak salah, yang menanggapinya yang salah, terjadi multitafsir membaca berita yang tersebar,” jelasnya.

Ia mencontohkan polemik yang sempat berkembang terkait pemberitaan mengenai anggota DPRD yang disebut bisa menginap di masjid saat melakukan perjalanan dinas sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran. Menurut Ahmad Yani, konteks informasi semacam itu perlu dijelaskan secara utuh agar tidak memicu asumsi negatif di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa makna “menginap di masjid” tidak serta-merta berarti bermalam di ruang utama ibadah, melainkan bisa dalam konteks memanfaatkan area sekitar sebagai tempat beristirahat sementara. “Saya sudah lakukan itu, saat perjalanan dinas ke Kabupaten Paser, agendanya cuma satu hari, langsung saya pulang ke Tenggarong dan sempat menginap di masjid,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen pribadi untuk mendukung kebijakan efisiensi anggaran tanpa mengurangi tanggung jawab kedinasan.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga menyoroti pentingnya pemilihan dokumentasi visual dalam setiap pemberitaan. Ia mengingatkan bahwa foto yang diambil dalam kondisi tertentu dapat memunculkan persepsi berbeda di mata publik jika tidak disesuaikan dengan konteks berita.

Misalnya, foto anggota dewan yang tampak lelah atau mengantuk bisa saja ditafsirkan negatif oleh masyarakat apabila disandingkan dengan narasi yang kurang tepat. Karena itu, ia meminta insan pers agar dapat berkoordinasi lebih intensif dengan pihak sekretariat DPRD dalam kebutuhan dokumentasi dan konfirmasi informasi.

“Bisa berkoordinasi dengan pihak sekretariat, untuk bantuan keperluan publikasi, walau agak sedikit lama, tapi tidak menimbulkan kekecewaan terhadap anggota Dewan,” tutupnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara, Andi Wibowo, menyambut positif inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai, forum koordinasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan pemahaman bersama terkait mekanisme kerja sama media dengan lembaga legislatif.

Menurutnya, keterbukaan komunikasi akan membantu kedua belah pihak menjalankan tugas masing-masing secara profesional dan sesuai koridor aturan. “Sebelum kegiatan kerja sama pemberitaan berlangsung, tahapan-tahapan sudah kita ketahui, jadi lebih aman menjalankan kegiatan,” jelasnya. (Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x