Beranda BUMI ETAM Kasus COVID-19 di Kutai Kartanegara Tembus 771 Kasus, Kelurahan Maluhu “Pecah Telur”

Kasus COVID-19 di Kutai Kartanegara Tembus 771 Kasus, Kelurahan Maluhu “Pecah Telur”

Kasus COVID-19 di Kutai Kartanegara Tembus 771 Kasus, Kelurahan Maluhu Pecah Telur - headlinekaltim.co
Petugas BPBD melakukan penyemprotan disinfektan di Kelurahan Maluhu. (Foto: BPBD/istimewa).
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang sudah ditangani tim Gugus Tugas di Kutai Kartanegara sudah tembus 771 kasus.

Bahkan, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong yang beberapa bulan sebelumnya tidak ditemukan kasus positif COVID-19, akhirnya “pecah telur”.

“Saat ini, sebanyak 771 kasus positif yang sudah kita tangani, 319 pasien masih ditangani secara intensif, 439 dinyatakan sembuh, dan terdapat 13 kasus meninggal dunia, ” ujar Jubir Tim Gugus Tugas COVID-19 Kutai Kartanegara, Martina Yulianti, Sabtu 12 September 2020, melalui rilis pers.

Advertisement

Melalui akun pribadinya, Kadinkes Kukar ini juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan standar protokol kesehatan.

Sebab, jika kurva peningkatan pasien terlalu tinggi, maka akan melebihi kapasitas ruangan perawatan rumah sakit.

“Kunci penanganan COVID-19 ada di masyarakat sendiri, mau dan komitmen menjalankan protokol kesehatan, selalu pakai masker, hindari kerumunan massa yang banyak lebih dari 20 orang. Jika ini tidak dijalankan, maka potensi peningkatan kasus makin tinggi,” pesannya.

Lurah Maluhu Bayu Ramanda mengatakan, begitu mengetahui tiga orang warganya positif COVID-19, dirinya mengeluarkan imbauan kepada masyarakat terkait standar protokol kesehatan

Salat di rumah dianjurkan. Jika ke rumah ibadah, maka pastikan untuk tetap jaga jarak. Serta, apabila ada yang ingin menggelar hajatan mengundang banyak orang, harus lapor ke RT dan lurah agar dapat dipantau.

“Tiga warga kami yang positif corona, satu orang di RT 22, satu orang di RT 01 dan seorang lagi di RT 02. Semuanya sudah dilakukan karantina mandiri di tempat yang aman,” bebernya.

Kata dia, warganya saling membantu men-support kebutuhan sembako kepada warga yang dikarantina.

“Penyemprotan disinfektan juga sudah dilakukan di rumah pasien, ” ujar Bayu, saat menemani tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar melakukan penyemprotan disinfektan di Maluhu, Sabtu 12 September 2020 sore.

Penulis: Andri

Komentar
Advertisement