src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Dinas PUPR Kaltim Muhammad Aji Fitra FirnandaHEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Setahun lebih sudah akses utama jalan Sultan Sulaiman, Sambutan-Pulau Atas putus, lantaran diterjang longsor dan belum mendapatkan penanganan. Akses jalan pun masih ditutup untuk pengguna kendaraan.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kaltim Muhammad Aji Fitra Firnanda memastikan, penanganan longsor akan selesai tahun 2023 ini.
“Kita tangani tahun ini juga, karena itu sudah kontrak dan kita targetkan tahun ini selesai. Jadi bisa dikerjakan dalam waktu dekat ini,” ujarnya, Selasa 2 Mei 2023.
Terkait besaran anggaran yang dialokasikan untuk pengerjaan longsor di wilayah Sambutan tersebut, Aji Fitra Firnanda mengaku tidak ingat.
“Kalau tidak salah Rp 11 miliar atau Rp 7 miliar, saya ragu. Itu untuk penanganan longsor dalam bentuk pengerjaan turap, ” sebutnya.
Aji Fitra Firnanda juga optimis pengerjaan proyek perbaikan jalan longsor Sambutan akan selesai tepat waktu.
“Kita upayakan September ini selesai untuk semua longsoran. Kita memang fokus pada longsor yang kondisinya kritis, seperti Teluk Bajau, Sambutan,” katanya.
Menurut Aji Fitra Firnanda, pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemkot Samarinda untuk penanganan persoalan longsor yang terjadi di Kota Samarinda.
“Jadi kami berkolaborasi dengan Pemkot. Mereka penanganan sosialnya, karena kan ada masyarakat di sekitar longsoran itu, nah itu urusan Pemkot. Nantinya apakah itu akan memerlukan pembebasan atau relokasi, kalau relokasi artinya Pemkot yang tangani. Kalau fisiknya, Pemprov yang tangani, ” tutupnya.
Penulis : Ningsih