src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kabut Asap Mulai Terasa, BPBD Samarinda Minta Kelompok Rentan Kenakan Masker di Luar Rumah

Kabut Asap Mulai Terasa, BPBD Samarinda Minta Kelompok Rentan Kenakan Masker di Luar Rumah

waktu baca 2 menit
Selasa, 1 Sep 2026 15:24 32 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Efek asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terasa di sejumlah wilayah Samarinda. Meski kualitas udara berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih berada dalam kategori sedang, masyarakat terutama kelompok rentan diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso mengatakan, kondisi kualitas udara saat ini masih tergolong aman. Namun, keberadaan kabut dan asap mulai dirasakan masyarakat di sejumlah kawasan. “Memang mulai ada agak perih, kemudian juga mulai ada kabut. Jadi, disarankan untuk kelompok yang rentan seperti anak-anak, lansia, itu tetap kalau aktivitas keluar rumah menggunakan masker,” imbau Suwarso saat diwawancarai Selasa, 1 September 2026.

Ia menyarankan anak-anak dan lanjut usia yang tidak memiliki keperluan mendesak untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Langkah tersebut menjadi bagian dari kewaspadaan menyusul kondisi kemarau dan masih terjadinya kebakaran lahan di sejumlah titik.

Dikatakan Suwarso, BPBD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Samarinda untuk memantau kemungkinan dampak asap terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian yakni perkembangan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Pemantauan dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan yang sebelumnya telah disiagakan untuk menghadapi dampak kekeringan. Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya diminta tetap siap memberikan pemeriksaan maupun pengobatan apabila terjadi peningkatan kasus. “Kalau indikasinya terjadi peningkatan maka otomatis Dinas Kesehatan melalui fasilitas pelayanan kesehatannya akan melakukan pengobatan-pengobatan maupun pemeriksaan-pemeriksaan,” jelas dia.

Untuk persebaran asap, Suwarso menyebut Samarinda Utara dan Palaran sempat mengalami kualitas udara yang lebih buruk dibandingkan wilayah lainnya. Kendati demikian, kondisi tersebut berangsur membaik dan pada perkembangan siang hari kembali berada dalam kategori sedang. Terkait kemungkinan asap kiriman dari luar daerah, Suwarso belum dapat memastikan adanya pengaruh tersebut. Menurutnya, kondisi kualitas udara Samarinda yang masih berada pada kategori sedang belum cukup untuk menyimpulkan adanya asap kiriman. “Memang ada kebakaran di daerah perbatasan kita dengan Kukar, tapi kan rata-rata kita bisa padamkan bersama dengan pihak Kukar,” pungkas Suwarso. (Retno)

LAINNYA
x