22.7 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Ini Alasan Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Disahkannya Raperda Ketahanan Keluarga

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fitri Maysaroh menjelaskan tentang maksud dan inisiatif Komisi IV mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Ketahanan Keluarga.

Komisi IV DPRD Kaltim mendorong disahkannya Perda tersebut karena melihat banyaknya masalah kompleks yang dialami oleh keluarga. Mulai dari pola asuh anak, edukasi dan sosialisasi yang dinilai masih minim sehingga acap kali menimbulkan terjadinya kekerasan fisik di dalam keluarga atau lingkungan tempat tinggal dan sebagainya.

“Kami mendorong pemerintah sebagaimana yang kita pahami bahwa, kondisi baik dan buruknya anak, tidak terlepas dari keluarga untuk dapat memahami. Pola asuh ini yang menguatkan kami di 2021 tentang Raperda Ketahanan Keluarga. Ini harus digarap serius,” terangnya.

“Dari situ keseriusan bahwa kita Perdakan, otomatis turunnya juga bagaimana konsekuensi pembiayaan dan saya selalu tekankan preventifnya. Pencegahan, edukasi, jangan kita selalu berfokus mengatasi atau menangani, bahwa itu memang harus tapi mencegah lebih prioritas,” lanjut Fitri.

Sebelumnya, diusulkan Raperda Ketahanan Keluarga tersebut, Komisi IV telah banyak menerima keluhan, pendapat dan berbagai usulan dari banyak pihak terkait maraknya berbagai kasus yang muncul terjadinya kekerasan pada anak dan perempuan.

Ia juga menceritakan, saat ia melaksanakan reses di beberapa wilayah, keluhan tersebut juga disampaikan masyarakat. Sehingga dirinya mengundang berbagai pihak dan instansi terkait untuk bersama-sama membahas hal tersebut, untuk mencari solusi penanganan berbagai masalahnya.

“Ketika saya reses, juga mengundang masyarakat yang bergerak dalam bidang penanganan masalah perempuan dan anak dan lembaga. Saya hadirkan sebagai audensi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, agar kita sama-sama berpikir kalau memang dinas adalah lembaga yang independen, bersinergi, membantu dalam hal dari sisi narasumber, dari sisi sosialisasi yang selama ini belum terkoneksikan. Jadi langkah ini yang akan kita coba nanti, agar pelayanan untuk dapat mengatasi masalah yang serius ini,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar