src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ini 12 Calon Anggota Bawaslu Kaltim yang Maju Tahap Tes Kesehatan dan Wawancara

Ini 12 Calon Anggota Bawaslu Kaltim yang Maju Tahap Tes Kesehatan dan Wawancara

3 minutes reading
Monday, 25 Jul 2022 12:27 411 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sebanyak 12 peserta seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim periode 2022-2027 dinyatakan lulus tes tertulis dan Psikologi dan siap untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Ini untuk menjaring 6 peserta yang bakal lolos menjadi anggota Bawaslu Kaltim.

Masing-masing adalah Danny Bunga, Daini Rahmat, Aldy Artrian, Wamustofa Hamzah, Galeh Akbar Tanjung, Asman Azis.

Kemudian Andi Ahmad Mappasiling, Ana Siswanti Rahayu, Farida Asmauanna, Hari Dermanto, Ulfa Jamilatul Farida dan Bambang Irawan.

12 peserta calon anggota Bawaslu Kaltim ini akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara yang rencananya akan dilaksanakan di Kota Balikpapan pada akhir Juli 2022 ini.

Pada tahap tes kesehatan, Pansel Bawaslu Kaltim akan menggandeng pihak Polda Kaltim. Sedang tes wawancara akan dilakukan oleh tim Pansel Bawaslu sendiri.

“Pelaksanaan tes kesehatan akan mulai dilaksanakan pada pukul 07.30 WITA selama 2 hari, mulai tanggal 26 hingga 27 Juli 2022, bertempat di RS Bhayangkara Balikpapan. Kemudian tes wawancara juga dilaksanakan selama 2 hari, mulai 28 sampai 29 Juli 2022, pukul 08.00 WITA dan bertempat di Hotel Grand Senyiur Balikpapan,” ujar tim Pansel Bawaslu Kaltim Johans Kadir Putra dalam konferensi pers melalui aplikasi Zoom Meeting, Senin 25 Juli 2022.

Terkait dengan alasan pelibatan Polri dalam tes seleksi anggota Bawaslu Kaltim ini, kata dia, untuk mendapatkan hasil yang transparan.

“Sebenarnya tidak hanya pihak kepolisian saja yang sejauh ini terlibat dalam pelaksanaan seleksi anggota Bawaslu di 25 provinsi di Indonesia yang hari ini melaksanakan seleksi. Ada BKN juga yang ikut terlibat. Kedua lembaga ini sangat membantu kami dalam proses penjaringan, mulai dari hal teknis semua disiapkan pihak BKN maupun pihak Kepolisian. Tapi memang 2 kali seleksi nanti dilaksanakan pihak kepolisian,” terangnya.

“Keterlibatan pihak kepolisian dan BKN ini untuk kemudian menjadikan paling tidak masyarakat bisa menilai, bahwa azas transparansi dilaksanakan dengan baik. Efektivitas pelaksanaan berjalan dengan baik, jadi intervensi dalam proses seleksi yang lain belum melibatkan instansi ini masih perlu diklarifikasi,” tambahnya.

Selain itu, dalam proses penilaian hasil seleksi tes kesehatan dan tes wawancara, Johans memastikan ada berbagai standar penilaian yang akan dilaksanakan yang bersifat kumulatif.

“Ada banyak standar penilaian yang ketika kita bagi, tes kesehatan itu persentase 40 persen dan tes wawancara 60 persen. Jadi dua tes ini bersifat kumulatif, penggabungan nilai kesehatan dan wawancara yang ditotalkan. Itu dasar patokan kami melakukan penilaian terhadap 12 calon ini untuk ditetapkan sebanyak 6 orang,” katanya.

Dirinya juga mengajak masyarakat Kaltim untuk memberikan tanggapan dalam tahap seleksi calon anggota Bawaslu Kaltim ini.

“Masyarakat dapat memberikan tanggapannya secara tertulis terhadap calon anggota Bawaslu, yang ditujukan kepada tim Seleksi Bawaslu, kami pastikan identitas pelapor dirahasiakan. Tanggapan ini nantinya dibuka pada tanggal 25 sampai 29 Juli, formulir dapat di-download di website Bawaslu Kaltim,” tutupnya.

Penulis: Ningsih

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x