src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ikut Panen Buah Naga, Samsun Dibekali Proposal dari Petani

Ikut Panen Buah Naga, Samsun Dibekali Proposal dari Petani

2 minutes reading
Sunday, 22 Aug 2021 19:34 602 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG–Raut kebahagiaan terpancar dari wajah-wajah di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara. Seorang wakil rakyat dari Karang Paci hadir di tengah-tengah petani yang sedang memanen buah Naga di lahan seluas 30 hektare.

“Alhamdulillah, ternyata benar Bapak Samsun datang,” seru Kumar, salah satu warga, pemilik kebun buah Naga itu.

Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim berbaur bersama petani Kelurahan Bukit Merdeka dalam panen raya. Hasilnya tak tanggung-tanggung, mencapai 60 ton buah Naga.

Sayangnya,  para petani di daerah ini belum sepenuhnya bungah dengan hasil panen raya tersebut. Pangkal masalahnya, hasil panen sebanyak itu masih sulit diangkut sehingga tak habis diserap pasar.

Keluhan itu diperdengarkan langsung ke telinga Samsun, wakil rakyat dari daerah pemilihan Kutai Kartanegara.

Bersama para petani buah Naga. (ist)

“Kami sangat bersyukur dengan hasil panen ini, namun kami juga masih punya kekurangan. Sebab, hasil panen sebanyak ini kami sering kesusahan. Apa lagi kalau hujan. Ini jalan kampung kami yang rusak parah. Pernah mobil angkutan itu keperosok, sampai gak bisa lewat. Akhirnya buah itu yang banyak yang gagal jual. Kami bagi-bagi di kampung saja dari pada busuk,” keluh Kumar, Minggu 22 Agustus 2021.

Panen raya itu sudah digelar sejak pekan lalu. Saat ini, para petani masih sibuk memetik buah naga dari tangkainya.

Melihat kondisi petani di Bukit Merdeka, Samsun mengaku prihatin. Kondisi jalan menuju lokasi panen membuat dahi pria ini mengernyit. Dia memikirkan cara agar mobilitas petani kian mudah dalam memasarkan hasil panen.

“Prihatin sekali. Saya ikut panen. Nah, itu menuju ke sana saja lumayan sulit. Bagaimana dengan kendaraan petani yang hanya menggunakan mobil pikap kecil? Saya sangat bersyukur diundang petani. Setelah berkelok-kelok dengan jalan yang rusak parah, saya disuguhkan dengan pemandangan yang cantik begitu tiba. Selepas mata memandang, semua buah Naga. Kampung ini sangat berpotensi,” ujarnya.

Samsun yang disertai aparat kelurahan berpesan agar Lurah segera mengawal aspirasi petani buah Naga hingga masuk di Musrenbang.

“kita akan upayakan, ini kalau bisa dikawal juga sama Pak Lurah. Kami siap anggarkan untuk perbaikan jalan. Selama ini yang saya tahu, para petani berjuang secara mandiri. Pemerintah harus hadir di tengah mereka,” tegas Samsun.

Sesaat sebelum masuk ke kendaraannya dan pulang, Samsun disodorkan proposal oleh para petani.

“Alhamdulillah, panen ini saya dapat oleh oleh dari petani. Saya dibungkusi Proposal usulan perbaikan jalan, hahahahaha. Kita pasti kawal,” beber Samsun sembari merangkul bahu petani yang menyertai langkahnya.

Editor: MH Amal

LAINNYA
x