24 C
Samarinda
Jumat, Agustus 6, 2021

Harga Cabai Makin “Pedas”

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Awal tahun 2021, harga jual cabai mengalami kenaikan 40 hingga 50 persen. Sebaliknya, harga jual daging ayam potong justru turun pascaperayaan tahun baru.

Pantauan headlinekaltim.co di Pasar Induk Segiri pada Selasa 5 Januari 2021, animo masyarakat untuk membeli cabai di los sayur-sayuran Pasar Segiri turun. Harga cabai tiung dijual antara harga Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu per kilonya, sebelum kenaikan, harga cabai tiung hanya dipatok Rp 60 ribu per kilo dengan kualitas cabai baik.

Harga cabai merah besar dijual seharga Rp 55 ribu per kilonya, sebelumnya Rp 40 ribu per kilo. Sedangkan cabai rawit, cabai hijau besar dan cabai keriting, stok sedikit. Akibat harga beli di pengepul sudah tinggi sehingga pedagang memanfaatkan sisa stok cabai yang ada.

Sementara itu, harga bawang putih, bawang merah dan bawang bombai relatif masih stabil. Yakni Rp 25 ribu per kilonya. Namun khusus harga jual tomat mengalami penurunan yakni Rp 1.000 per kilonya. Dari harga jual besebelumnya Rp 9 ribu, kini hanya dijual Rp 8 ribu per kilo.

“Yang naik itu cabai tiung, cabai merah besar juga. Semua cabai lah, tapi untuk cabai rawit, cabai keriting saya belum berani ambil, jual stok yang ada dulu, karena dari pengepul sudah mahal tapi kalau bawang merah, putih dan bombai masi sama, ” kata Ana, seorang pedagang cabai.

Menurutnya, sejak harga cabai naik pada awal Januari 2021, tak banyak warga yang membeli cabai dalam jumlah banyak dan biasanya warga yang terpaksa membeli cabai jumlah banyak, lebih memilih kualitas cabai menengah ke bawah.

“Sepi sekarang, habis naik berapa hari ini. Biasanya mereka kalau beli yang dulu bisa beli sekilo, sekarang paling setengah kilo atau se- ons. Tapi kalau yang seperti untuk jualan makanan, itu dia beli kalau sebelumnya ambil cabai kualitas bagus, sekarang ambil cabai yang kualitasnya di bawah,” terang ana.

Ana mengaku, sejak pandemi COVID-19, hasil penjualannya menurun drastis hingga 50 persen. Sedikit masyarakat yang mau berbelanja di pasar karena takut terjangkit korona.

Terpisah, Lasmi pedagang daging ayam potong mengaku harga jual daging ayam potong turun. Dari yang sebelumnya saat jelang malam tahun baru, daging ayam potong dijual seharga Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu tergantung beratnya. Namun kini ia hanya menjual Rp 30 ribu untuk berat daging ayam potong 1,4 kilogram.

“Kemarin sebelum tahun baru naik banyak, ini sudah turun lagi, “pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar