27.5 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Gerindra Serahkan B1-KWK pada 9 Paslon Kepala Daerah se-Kaltim

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Partai Gerindra Kaltim menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Gerindra se-Kaltim di Hotel Senyiur, Kota Samarinda, pada Rabu 2 September 2020.

Agenda Rapimda ini sekaligus melakukan penyerahan SK model B1-KWK DPP Partai Gerindra kepada 9 pasangan calon (Paslon) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Kaltim tahun 2020.

Acara diawali dengan sambutan Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun sekaligus membuka Rapimda Partai Gerindra se-Kaltim.

Dirangkai dengan penyerahan SK B1-KWK kepada masing-masing pasangan yakni Andi Harun-Rusmadi Wongso dari Kota Samarinda, Rahmad Mas’ud – Thohari Azis dari Kota Balikpapan, Neni Moeniaeni-Joni dari Kota Bontang.

Selanjutnya, pasangan Bonafasius Belawan-Yohannes Avun dari Kabupaten Mahulu, FX Yapan-Edyanto Arkan dari Kabupaten Kutai Barat, Edy Damansyah-Rendi Solihin dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Alphad Syarif-Arbain Noor dari Kabupaten Paser, Muharram – Gamalis dari Kabupaten Berau dan Mahyunadi-Lulu Kinzu dari Kabupaten Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Andi Harun mengatakan seluruh kader partai harus bekerja keras untuk memenangkan Pilkada 2020.

Jika terbukti ada salah satu kader yang tidak bekerja maksimal, lanjutnya, maka partai akan memberikan sanksi khusus.

“Kader tidak boleh malas. Perintah dari pusat, jika nanti ditemukan ada kader yang tidak sungguh-sungguh akan dikenakan sanksi,” tegasnya.

Kepada seluruh Ketua DPC, ia memerintahkan wajib hadir saat pendaftaran Paslon ke KPU.

“Sebab, itu merupakan salah satu persyaratan yang diberikan KPU dan ini perintah ketua umum langsung, tidak boleh sedikit pun bergeser. Jika membangkang akan saya siapkan surat pengganti bagi yang tidak hadir saat pendaftaran di KPU,” katanya lagi.

Andi Harun yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kaltim ini berpesan semua ketua DPC hingga PAC harus mengawal Bapaslon yang diusung sesuai perintah ketua umum.

“Karakter Partai Gerindra saat pucuk pimpinan tertinggi bertindak maka keputusan berada di tangan pimpinan. Maka itu kita sami’na wa atho’na,” ucapnya.

Penulis: Ningsih

Komentar

kaltim/" data-order-by="social" data-numposts="5" data-width="100%" style="display:block;">
- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar