src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dishub Kota Samarinda, terkait pembangun pelabuhan Samarinda Ilir. Kamis 15 April 2021 kemarin.
Rapat dengar pendapat itu pun dipimpin langsung oleh ketua komisi 3 DPRD Samarinda, Angkasa Djaya Joerani.
Angkasa Jaya Joerani mengatakan pihaknya belum sama sama sekali mendapatkan kesimpulan yang pas dalam pembangunan pelabuhan Samarinda Ilir.
“Kami undang juga pihak ketiga yaitu kontraktornya untuk menjelaskan bahwa dengan anggaran 12 miliar dibelanjakan apa saja, dengan hasil yang demikian itu kami bahas kemarin, ternyata sudah dijelaskan kami tetap belum bisa mengambil kesimpulan,” ungkapnya saat dihubungi oleh headlinekaltim.co melalui sambungan seluler. Jum’at 16 April 2021.
“Dengan dana 12 milar masa bangunannya seperti itu,” sambungnya.
Lanjutnya, ditanya mengenai adanya lelang lanjutan anggaran 2021, Angkasa Jaya menjelaskan belum bisa menyimpulkan lantaran pertanggung jawaban anggaran 2020 belum sama sekali ada kejelasan dibelanjakan apa saja anggaran 12 Miliar.
“Untuk masalah lelang lanjutan anggaran 2021 sebesar 7,5 miliar kami belum bisa memutuskan, karena harus ada kejelasan dulu masalah anggaran 12 miliar,” jelasnya.
Politisi dari fraksi PDIP tersebut menegaskan jika memang belum tuntas penjelasan anggaran 12 miliar tersebut, pihaknya akan merekomendasikam untuk menunda pelelangan anggaran 2021 tersebut.
“Makanya ini kalau memang tidak tuntas kami merekomendasikan yang 7,5 miliar itu ditunda dulu sampai kami mendapatkan jawaban yang pas,” Pungkasnya. (ADV)
Penulis: Riski
Editor: Amin