src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Para peserta festival layang-layang. (erik/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA– Festival Layang-layang pertama kali digelar di Kelurahan Sungai Siring, tepatnya dibelakang SPBU Sungai Siring di Jalan Poros Muara Badak – Samarinda Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda.
Festival Layang-layang Sungai Siring ini digelar sepanjang tanggal 20-22 Oktober 2023 yang disambut dengan antusias para peserta serta penonton yang ramai.
Panitia Festival Layang-layang Sungai Siring Nanda Saputra membeberkan tujuan digelarnya Festival Layang-layang ini.
“Pertama, festival untuk meramaikan wilayah sungai Siring ini. Kedua, agar masyarakat bisa berkreasi dan berkompetisi,” bebernya kepada headlinekaltim.co di lokasi Festival Layang-layang Sungai Siring, pada Minggu 22 Oktober 2023.
“Untuk di wilayah ini, kali pertama,” sambungnya.
Nanda menyampaikan bahwa antusiasme peserta tidak hanya dari Kota Samarinda, tetapi ada dari Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Samboja.
“Acaranya terbuka untuk umum, ada dari Bontang, Kukar dan Samboja. Peserta mulanya kita batasi, tapi kita buka lagi. Sekarang ada 100 lebih peserta,” katanya.
Festival Layang-layang Sungai Siring ini sangat menakjubkan karena dipelopori oleh Leo Tamtama secara pribadi.
“Yang mengadakan langsung dari Pak Leo Tamtama, kemudian di-support oleh Perusahaan Puspa Juita,” ujarnya.
Festival ini membagi kategori layang-layang gapangan menjadi dua kategori dengan hadiah yang berbeda.
“Untuk hadiah kita ada dua kategori, kategori gapangan tradisional hadiah utamanya total Rp 6 juta dan ada kategori gapangan nebas untuk bahan fiber dan kain satin Rp 10 juta kalau bisa naik semua. Jadi satu orang Rp 1 juta untuk kategori gapangan bebas, kalau bisa diterbangkan,” ucapnya.
Pengumuman hasil dengan nilai tertinggi di Kategori Gapangan Tradisional dalam Festival Layang-layang Sungai Siring telah diumumkan.
“Doell dari Tanah Merah dengan poin total 78, Luna dengan poin 75 dan Revi dari Separi dengan poin 74,” katanya
Kategori Gapangan Bebas pemilik poin tertinggi dsri Kelurahan Lempake.
“Namanya Anang dari Kelurahan Lempake, total poin 73,” katanya.
Nanda berharap bahwa Festival Layang-layang Sungai Siring ini dapat terus mendorong minat masyarakat serta ruang kreatif bagi para pecinta Layang-layang di Samarinda.
“Harapannya yang pasti paling utama agar lebih berkreasi dalam dunia layang-layang dan bisa bersaing dengan pulau lain. Kita akan buka festival seperti ini lagi di Balikpapan,” harapnya. (Erick)