34 C
Samarinda
Friday, September 24, 2021

Fasilitas Terbatas, RSI Samarinda Tetap Tangani Pasien COVID-19

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sejak terjadinya peningkatan kasus COVID-19 di Samarinda, Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda menjadi salah satu rumah sakit yang banyak menangani pasien terkonfirmasi positif.

Namun, karena belum beroperasinya layanan rawat inap, pasien-pasien yang datang hanya mendapatkan pelayanan rawat jalan.

Direktur RSI Samarinda dr Didik Santoso mengatakan, pihaknya menangani pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Diakuinya, sejak COVID-19 meningkat di Samarinda, RSI juga “kebanjiran” pasien dengan keluhan gejala COVID-19.

“Dengan baru beroperasinya IGD 24 jam di RS Islam Samarinda, Alhamdulillah kami bisa membantu menangani pasien dengan keadaan umum, ringan sampai sedang untuk mendapatkan pertolongan di IGD. Dan jumlah kunjungan IGD memang naik secara signifikan menjadi 2 kali lipat,” ucapnya Sabtu 31 Juli 2021.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati pada warga yang terpapar COVID-19, RSI juga membantu meminjamkan tabung oksigen siap pakai pada pasiennya.

“Namun tidak bisa banyak, karena persediaan kami juga terbatas,” katanya lagi.

Memang, kata dia, banyak pihak mendorong pihaknya melakukan layanan rawat inap di tengah gelombang kedua COVID-19.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat, karena belum bisa berperan lebih besar dalam pandemi, seperti pelayanan rawat inap dan ICU karena belum terlaksananya perbaikan instalasi listrik di ruangan rawat inap kami,” terangnya.

Pada tanggal 11 Juli 2021 lalu, pihaknya mendapat kunjungan mendadak dari Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro guna melihat fasilitas yang ada di RSI Samarinda untuk penanganan COVID-19.

Hasil kunjungan tersebut akan dilaporkan ke Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto dan Gubernur. Pihaknya juga berkomunikasi dengan yayasan. Kesimpulannya, masih banyak yang perlu dibenahi dan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

“Sampai saat ini belum ada kabar dari pihak kota atau provinsi yang menghubungi yayasan, sebagai tindaklanjut kunjungan Danrem. Kabar terakhir dari PT. MMP (Mandiri Migas Pratama), kami masih perlu menunggu RUPS dan pengesahan anggaran PT MMP agar bantuan dana Pemprov melalui CSR PT MMP dapat terealisasi untuk perbaikan instalasi listrik dan genset,” tutupnya.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

Komentar