src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Enam Bocah Tewas Tenggelam di Waduk PDAM Batu Ampar Balikpapan

Enam Bocah Tewas Tenggelam di Waduk PDAM Batu Ampar Balikpapan

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Nov 2025 00:48 267 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Sebanyak enam bocah tewas tenggelam di waduk PDAM KM 8, Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang terjadi pada Senin 17 November 2025 sore.

Peristiwa tragis ini berawal ketika enam anak bermain di area pinggir waduk. Namun, para bocah malang ini tak menyadari bahwa mereka terlalu mendekat ke bagian tengah waduk yang airnya lebih dalam. Situasi tersebut menyebabkan seluruh korban terseret arus dan tenggelam.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan langsung menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian begitu menerima laporan. “Kejadian ini dilaporkan oleh Babinsa Balikpapan, Fahrizal, pada pukul 18.07 WITA, tidak lama setelah insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Lokasi kejadian berada sekitar 13 kilometer dari Kantor SAR Balikpapan,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, S.E., M.M.

Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama unsur SAR gabungan langsung melakukan penyisiran permukaan, penyelaman, serta pencarian di sepanjang tepian waduk. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Adapun identitas korban adalah:
1. AKH (Perempuan/12 tahun)
2. IN (Peremmpuan/11 tahun)
3. ALF (Laki-laki/8 tahun)
4. AZA(Perempuan/5 tahun)
5. MRA (Laki-laki/9 tahun)
6. KA (Perempuan/9 tahun)

Dalam proses pencarian, Tim SAR didukung unsur Babinsa Balikpapan, Pemuda Pancasila, masyarakat setempat, serta keluarga korban. “Kami telah melakukan pencarian secara maksimal sejak laporan pertama diterima. Alhamdulillah seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban,” pungkas Endrow.

Dengan ditemukannya seluruh korban, Kantor SAR Balikpapan menyatakan operasi pencarian dan pertolongan di Waduk PDAM KM 8 resmi ditutup. Seluruh proses selanjutnya, termasuk penanganan jenazah dan keperluan administrasi, telah diserahkan kepada pihak berwenang serta keluarga masing-masing korban. Kantor SAR Balikpapan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak di area perairan terbuka. (*/ama)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x