src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kadisdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor.(andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Prestasi membanggakan diraih dua SMPN di Kukar, yang telah lolos seleksi Program Sekolah Penggerak (PSP) tahun 2022 dari Kemendikbud RI. Disdikbud komitmen mendorong sekolah untuk mengikuti PSP.
“Kita dorong terus, agar pihak sekolah aktif mengikuti program PSP,” ucap Kadisdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, kepada Headlinekaltim.co.
Thauhid memastikan, PSP menjadi tolak ukur manajer atau kepala sekolah, bagaimana mampu menggerak sumber daya yang dimiliki, agar menjadi daya ungkit positif memajukan sekolah secara kolegtif.
Ditambahkan, Kasi Pengembangan Kurikulum SMP, Emy Rosana Saleh, seleksi PSP sejak beberapa bulan yang lalu, diikuti 12 SMP sekolah, sekolah yang lolos program PSP, adalah SMPN 3 Tenggarong yang dipimpin Sariyani dan SMPN 5 Loa Janan yang dipimpin Katmiati. Ikut seleksi PSP ada dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan materi persentasi mengajar dan wawancara.
“Selanjutnya, kedua sekolah tersebut akan dilakukan pendampingan oleh tenaga ahli Kemendikbud,” sebutnya.
Jika proses pendampingan selesai dari tenaga ahli Kemendikbud, maka diperkirakan kedua sekolah tersebut, sudah siap menjalankan program kurikulum merdeka di tahun 2023 mendatang.
Pemkab Kukar sudah bekerja sama dengan Kemendikbud, untuk mendukung PSP, diantaranya perjanjian agar tidak memindahkan Kepsek yang lolos PSP selama tiga tahun. Serta mendukung sarana dan prasarana pendukung sekolah yang lolos PSP.
“Selain didampingi langsung tenaga ahli Kemendikbud, keuntungan lainnya yang didapat adalah dan BOS Kinerja dari pusat. Sekolah lolos PSP juga sebagai piloting bagi sekolah lainnya untuk berusaha merintis sekolah penggerak,” pungkasnya.(Adv150/Andri)