src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dua Kecamatan di Kukar Ajukan Pemekaran Wilayah

Dua Kecamatan di Kukar Ajukan Pemekaran Wilayah

2 minutes reading
Thursday, 22 Apr 2021 19:12 260 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Akhir-akhir ini persoalan pemekaran wilayah kencang berhembus di Kalimantan Timur dan terjadi hampir di 10 kabupaten/kota. Tidak hanya wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) tetapi juga wacana pemekaran di tingkat kecamatan.

Diantaranya adalah wacana pemekaran dua kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Yaitu Samboja Barat dan Kota Bangun.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim yang juga dari Dapil Kukar Muhammad Samsun angkat bicara mengenai wacana pemekaran kecamatan di Kukar tersebut.

Menurutnya, wacana pemekaran dua kecamatan itu telah didiskusikan antara pihak-pihak yang mengajukan pemekaran wilayah kepada Panitia Khusus (Pansus) Pemekaran DPRD Kukar, Kepala Desa Sungai Merdeka dan dirinya, sebagai Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar.

Dia menilai, pemekaran suatu wilayah bukanlah perkara mudah dan Instan. Berbagai proses dan tahapan harus dipenuhi, termasuk syarat-syarat yang telah ditentukan, sebelum ditetapkan sebagai wilayah baru.

“Pemekaran ini tidak instan, melainkan melewati proses dan tahapan yang panjang hingga terjadi pemekaran seperti ini,” ucapnya pada awak media beberapa waktu lalu.

Namun demikian, usulan pemekaran dua kecamatan di Kukar ini bukanlah untuk menambah wilayah baru di Kabupaten Kukar, melainkan hanya memisahkan wilayah untuk menjadi sebuah kecamatan.

Tak dipungkiri, dengan luasnya wilayah yang dimiliki Kabupaten Kukar dan dengan letak geografis yang sangat strategis, tentu wacana pemekaran wilayah besar kemungkinan dilakukan.

Selain untuk pemerataan pembangunan, juga memberi kemudahan masyarakat untuk menunaikan pengurusan administrasi kependudukan dan sebagainya.

“Jadi pemekaran dua kecamatan ini bukanlah penambahan wilayah baru, melainkan hanya pemisahan wilayah untuk menjadi kecamatan saja. Tentu hal ini akan mempermudah masyarakat dalam urusan administrasi dan sebagainya,” terangnya.

“Harapan saya ke depan, pemerataan pembangunan akan semakin terasa di setiap kecamatan,” sambungnya.

Kepada masyarakatnya, Muhammad Samsun meminta untuk bersabar, menunggu proses pemekaran kecamatan ini hingga benar-benar selesai. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan penyiapan infrastruktur dan aparatur yang akan ditempatkan di wilayah kecamatan yang baru.

“Saya sampaikan bahwa ini semua masih dalam tahapan proses hingga betul-betul final. Aparatur pemerintah serta infrastruktur juga sedang dalam kesiapan. Saya juga mengapresiasi semua pihak yang turut terlibat dalam mendorong pemekaran ini,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x