src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ditikam, Pria Ini Kendarai Motor ke Rumah Sakit dengan Badik Masih Tertancap

Ditikam, Pria Ini Kendarai Motor ke Rumah Sakit dengan Badik Masih Tertancap

2 minutes reading
Tuesday, 21 Dec 2021 16:02 597 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Suasana sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Samarinda menjadi mencekam pada Senin 20 Desember 2021, sekitar pukul 00.20 WITA. Penyebabnya, terjadi pengeroyokan berujung penikaman terhadap salah satu pengunjung bernama Agus Syahrani (54).

Diketahui, keributan tersebut terjadi saat Agus berpapasan dengan seorang pria yang sedang duduk di depan pintu THM.

Setelah Agus masuk ke dalam THM, keributan pun terjadi. Tak berselang lama, Agus diseret keluar lalu dikeroyok beberapa orang tak dikenal. Pengelola THM melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Samarinda Kota.

Usai keributan tersebut, Agus tergeletak di sekitar lokasi THM tepatnya di belakang gerobak bakso. Namun, dia mampu bangkit menuju ke rumah sakit dengan mengendarai motor seorang diri. Di bagian belakang rusuk kanannya masih tertancap sebilah badik.

Polisi mengamankan terduga pelaku yakni Anwar alias Ula dan Wahyu di dua tempat berbeda. Kedua pelaku ini diduga memukul dan menikam Agus hingga badik masih menancap di tubuh korban.

“Untuk kasus ini ditangani Polsek Kota. Dan dua orang pelaku (Anwar dan Ula) sudah diamankan di sana,” ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman, melalui Kasat Reskrim, Kompol Andika Darma Sena melalui sambungan seluler. Selasa 21 Desember 2021.

Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo menjelaskan kedua pelaku terbukti telah melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Terungkap, keduanya bukan pengunjung THM, melainkan warga sekitar. “Informasi yang kami dapat, korban ini awalnya minum-minum gitu. Kemudian kurang bisa mengontrol diri dan ditegur sekuriti untuk keluar dari THM. Saat di luar, informasinya korban kembali bikin ribut dan terlibat bentrok dengan salah satu pelaku,” jelas Gulo.

“Korban masih berada di rumah sakit. Kami masih menunggu kondisi korban stabil baru kami ambil keterangannya,” pungkasnya.

Penulis: Riski

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x