src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar. (msd/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar menyebut banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan oleh Dishub Kota Samarinda. “Iya salah satunya. masih banyak daerah Samarinda yang belum ada lampu penerangan jalannya,” ujarnya, Senin (21/7/2025).
Kata dia, kurangnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), dapat membahayakan keselamatan pengendara yang melintas.
Selain itu, dirinya juga menyoroti tentang masih banyaknya toko dan bangunan yang memanfaatkan badan jalan sebagai lahan parkir. “Sebetulnya bisa menjadi tambahan buat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kalau parkir ini, bisa dikelola dengan baik,” paparnya.
Ia juga meminta agar Zona Selamat Sekolah (ZoSS) diperbanyak. Dengan begitu, keselamatan para siswa bisa lebih terjamin.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan pihaknya sudah merancang program yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Untuk LPJU, kita punya program Samarinda terang yang rencananya pada tahun ini, Dishub akan memasang LPJU diekitar 1.700 titik di Kota Samarinda,” ungkapnya.
Soal lahan parkir, dia mengakui ini pekerjaan rumah yang besar. Pihaknya masih terus bekerja keras karena bukan hal yang mudah untuk mengelola parkir di Samarinda. “Karena parkir di bahu jalan ini akhirnya menyebabkan kemacetan semakin parah,” pungkasnya.
Tahun ini, Dishub memiliki anggaran senilai Rp119 miliar dengan serapan sebesar 57 persen. Pada APBD Perubahan, pihaknya akan mengajukan permintaan penambahaan dana. “Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan ZOSS di sekolah-sekolah yang belum memilikinya,” kata Hotmarulita. (msd)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya