src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Penandatanganan Disdikbud dengan MUI Kukar. (Foto: Andri) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Mulai tahun ini, Disdikbud Kukar bekerja sama dengan MUI Kukar, terkait upaya pencegahan degradasi moral dikalangan pelajar, serta penguatan program Gerakan Etam Mengaji (GEMA), program Dedikasi Bupati Edi Damansyah dan Wabup Rendi Solihin.
“Kerja sama dengan MUI Kukar sangat penting, karena menyangkut penguatan program Kukar Idaman,” sebut Kadisdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, kepada Headlinekaltim.co.
Thauhid memastikan, Kukar bisa terwujud generasi emas untuk beberapa tahun kedepan. Untuk kalangan pelajar yang kuat ilmu pengetahun dan teknologi (Imtek) dilengkapi dengan Iman dan takwa (Imtak). Untuk mewujudkan itu semua, harus melibatkan berbagai sektor.
“Memajukan pendidikan adalah tugas bersama,” sebutnya.
Wakil Ketua MUI Kukar, Irianto mengapresiasi kerja sama dengan Disdikbud, dalam upaya pembentukan akhlakul karimah bagi kalangan pelajar. Agar tidak terjadi degradasi moral.
“Kemajuan teknologi sudah tidak terbendung lagi melalui hp, minimal ada filter yang baik, agar tidak tergiring dengan info Hoax,” ucapnya.
Kerja sama lainnya, bagaimana melindungi generasi pelajar, dari cengkraman bahaya peredaran Narkoba. Bagaimana mau menciptakan generasi emas, jangan sampai pelajar di Kukar terjerumus narkoba.
“Jangankan narkoba, aksi mengelem juga membahayakan diri sendiri, ” ungkapnya.
Irianto mengakhiri, kerja sama antara kedua lembaga tersebut akan memperkuat program GEMA. Kukar pernah jalankan aksi, membaca Al-qur’an berjamaah sepanjang turap Tenggarong hingga Taman Kota Raja(TKR).
“Kita juga miris, hampir tiap hari, pelajar banyak menongkrong dipinggir turap, ” pungkasnya. (Adv092/Andri)