23.1 C
Samarinda
Saturday, June 15, 2024

Digeber Tahun Depan, Bendali di Sungai Siring dan Kawasan Bengkuring

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memfokuskan program pengendalian banjir dengan skema anggaran tahun jamak atau Multiyears Contract (MYC).

Hal ini dibahas dalam rapat bersama Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim serta Pemerintah Pusat yang diwakili Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Rapat digelar pada Kamis 30 September 2021 di Balai Kota Samarinda. Proyek pengendalian banjir akan dimulai dengan pembangunan kolam retensi atau bendungan pengendali (Bendali) banjir pada beberapa titik prioritas.

“Kita akan memulai pengendalian dari hulu Sungai Siring tepatnya daerah Pampang. Tujuannya mengurangi adanya tekanan air yang masuk ke Bendungan Benanga. Kemudian, di daerah Bengkuring untuk mengurangi banjir yang sering terjadi di perumahan Bengkuring,” beber Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin.

Program pengendalian banjir dengan pembangunan kolam retensi dan bendali banjir di daerah Pampang dan Bengkuring sepenuhnya didanai Pemkot Samarinda. Proyek dimulai tahun depan.

“Secara utuh akan dikerjakan Pemkot. Programnya akan dimulai tahun depan,” jelas Sugeng.

Tak hanya Pemkot Samarinda yang mengambil peran. Kementrian PUPR juga memegang tanggung jawab. Seperti yang disampaikan Kepala BWS Wilayah IV, Harya Muldianto. “Semua tugas-tugasnya untuk pengedalian banjir sudah di bagi-bagi. Kita akan melanjutkan penurapan segmen di Pasar Segiri, dari Gang Nibung hingga Ruhuy Rahayu. Kemudian akan meningkat hingga daerah hulunya,” tukasnya.

Proyek ini akan menyasar 13 titik untuk pengendalian banjir yang akan mulai digarap mulai tahun 2022 hingga tahun 2024.

Penulis: Erick

Editor: MH Amal

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER