src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Debat Perdana Pilgub Kaltim Jadi Wadah Demokrasi dan Edukasi Politik

Debat Perdana Pilgub Kaltim Jadi Wadah Demokrasi dan Edukasi Politik

waktu baca 2 menit
Sabtu, 23 Nov 2024 07:50 177 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Timur (KPU Kaltim) sukses menyelenggarakan debat publik perdana untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang bertempat di Plenary Hall, Komplek GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Acara ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan masyarakat dengan pasangan calon (paslon) sekaligus mengedukasi tentang pentingnya partisipasi dalam pesta demokrasi.

Debat yang menghadirkan dua paslon, yakni Isran Noor-Hadi Mulyadi dan Rudy Mas’ud-Seno Aji, berlangsung dinamis. Kedua pasangan menyampaikan visi, misi, dan program unggulan mereka, memberikan gambaran komprehensif tentang arah pembangunan Kaltim lima tahun ke depan.

Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, menyatakan bahwa debat ini merupakan upaya KPU untuk memberikan ruang transparan bagi masyarakat dalam memahami calon pemimpin mereka.

“Kami berharap debat ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang program setiap paslon, sehingga bisa menentukan pilihan secara cerdas dan bijak,” ujarnya.

Salah satu hal menarik dari debat ini adalah penyampaian isu-isu strategis yang menjadi fokus pembangunan, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah, dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kegiatan itu dipandu oleh Prof. Dr. Zurkoni, sebagai panelis jalannya diskusi dengan pertanyaan yang relevan dan berbasis data.

KPU juga menargetkan peningkatan partisipasi pemilih pada Pilgub 2024. Menurut Fahmi, melalui debat yang transparan dan informatif, masyarakat akan lebih termotivasi untuk menggunakan hak pilihnya.

“Kami ingin partisipasi masyarakat di Kaltim melampaui angka 77,5 persen, bahkan mendekati capaian nasional sebelumnya, yakni 80 persen,” tambahnya.

Debat perdana ini tidak hanya menjadi ajang adu gagasan, tetapi juga membuktikan komitmen KPU Kaltim untuk menghadirkan proses demokrasi yang berkualitas.

Dengan rangkaian debat berikutnya, diharapkan masyarakat Kaltim semakin yakin bahwa suara mereka memiliki peran penting dalam menentukan masa depan provinsi ini.

“KPU Kaltim berkomitmen untuk terus menjaga netralitas dan profesionalitas dalam setiap tahapan Pilkada, sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Kaltim ke arah yang lebih baik,” pungkas Ketua KPU Kaltim. (ADV/Zayn)

LAINNYA
x