src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dunia medis di Kaltim kembali berduka. dr Daniel Umar, SpF, SH yang merupakan Dokter Spesialis Forensik dan Kehakiman RSUD AW Sjahranie Samarinda gugur setelah berjuang melawan ganasnya COVID-19.
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, dr Daniel Umar sempat menjalani perawatan medis di RSUD AW Sjahranie hingga akhirnya wafat pada Selasa 3 Agustus 2021.
Kabar mengenai meninggalnya dr Daniel Umar dan ucapan duka cita tersiar di grup-grup WhatsApp dan medsos. Duka mendalam dirasakan oleh rekan-rekan sejawatnya. Terlebih, dr Daniel Umar di mata mereka merupakan sosok yang sangat baik.
Ketua IDI Kaltim dr Nataniel Tandirogang yang dikonfirmasi headlinekaltim.co membenarkan bahwa dr Daniel Umar gugur karena terpapar COVID-19. “Iya, dirawat dengan COVID-19,” ucapnya pada media ini, Selasa 3 Agustus 2021, malam.
Dia mengaku sangat kehilangan sosok almarhum. “Percakapan di WA grup IDI menggambarkan bagaimana kami para dokter di Kaltim kehilangan sosok yang baik sekali, penuh dedikasi dan panutan untuk kami semua,” ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris IDI Kaltim Swandari Paramita kepada media ini. “Iya, beliau sangat baik,” tulisnya membalas pesan singkat WhatsApp.
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh Direktur RSUD AW Sjahranie dr David Hariyadi Masjhoer dan Kepala Humas RSUD AW Sjahranie dr Arysia Andhina. “Beliau meninggal karena COVID-19. Beliau orangnya baik banget, sabar,” kata Arysia.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal