src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> COVID-19 Kaltim Tembus 1.021 Kasus Dalam Sehari

COVID-19 Kaltim Tembus 1.021 Kasus Dalam Sehari

2 minutes reading
Friday, 9 Jul 2021 20:13 210 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Empat hari setelah pemberlakuan Surat Edaran PPKM Mikro yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, kasus penularan COVID-19 semakin tak terkendali. Bahkan hari ini saja, angka terkonfirmasi positif COVID-19 tembus hingga 1.021 kasus.

Masih banyaknya masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan, menjadi bom waktu ledakan kasus COVID-19 di Kaltim. Lonjakan pasien menyebabkan seluruh rumah sakit di Kaltim mengalami overload hingga banyak di antara rumah sakit yang terpaksa menutup layanan untuk pasien rujukan baru. Itu lantaran tidak tersedianya ruangan, tempat tidur dan stok obat-obatan.

Update data infografis COVID-19 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim per Jumat 9 Juli 2021 mencatat, total kasus terkonfirmasi positif di Kaltim sudah mencapai 83.763 kasus atau hari ini bertambah sebanyak 1.021 kasus.
Sedangkan pasien yang dirawat total 8.015 kasus atau hari ini bertambah lebih banyak sekitar 561 kasus.

Total kesembuhan 73.747 kasus atau dalam satu hari ini bertambah 428 kasus. Sedang total kasus kematian sebanyak 2.001, hari ini bertambah sebanyak 32 kasus.

Angka kasus kematian akibat COVID-19 yang terjadi hari ini merupakan jumlah kasus terbanyak sejak tahun 2021 di Kaltim.

Kabupaten Mahakam Ulu yang kemarin masih berada di zona kuning, hari ini sudah berubah menjadi zona orange. Sementara 9 kabupaten/kota lain masih di posisi zona merah.

Daerah-daerah yang kasus terbanyak terkonfirmasi positif COVID-19 dan kematian masih ditempati oleh Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara. Bahkan, hari ini Samarinda menjadi kota yang “mengejar” kencang Balikpapan dalam kasus penambahan terkonfirmasi positif COVID-19 dan kasus kematian.

Hari ini, Balikpapan mencapai penambahan sebanyak 258 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dan 12 kasus meninggal. Disusul Samarinda sebanyak 250 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dan lebih tinggi kasus kematian yakni mencapai 16 kasus.

Kutai Kartanegara sebanyak 128 kasus, Kutai Timur sebanyak 110 kasus dan 1 kasus meninggal, Bontang 100 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, Kutai Barat 67 kasus, Berau 44 kasus dan 2 kasus meninggal, Paser Penajam Utara 34 kasus, Paser 16 kasus dan 1 kasus meninggal, Mahakam Ulu 8 kasus positif COVID-19.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi turut menyampaikan keprihatinannya. Dirinya meminta seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga dengan penerapan 5M, masyarakat terhindar dari penyebaran COVID-19 dan kasusnya di Kaltim cepat menurun,” katanya saat hadir pada acara Istigasah dzikir dan doa untuk keselamatan bangsa, tadi malam.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

LAINNYA
x