src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wagub Hadi Mulyadi saat meninjau vaksinasi di Kota Balikpapan. (iwan/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi meminta agar jatah vaksin dari Pemerintah Pusat bisa ditambah mengingat hingga saat ini capaian vaksin di Kaltim baru di angka 24 persen dari target penerima vaksin sebesar 3 juta jiwa.
Sementara, jumlah kasus harian COVID– 19 di Kalimantan Timur terjadi peningkatan signifikan.“Kemarin saja jumlahnya mencapai 1.950 kasus. Ini yang terbanyak sejak awal terjadinya pandemi covid – 19 di Kalimantan Timur,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan pemberian vaksin ke masyarakat, di gedung BSCC Dome Balikpapan, pada Sabtu 24 Juli 2021, siang.
“Setiap vaksin yang datang langsung kita berikan ke masyarakat. Akhir bulan ini akan datang lagi, tapi jumlahnya tidak bisa saya sebutkan dikarenakan kerap berubah jumlah yang kita terima,” timpalnya.
Hadi meminta agar Kalimantan Timur bisa mendapat prioritas jatah vaksin, mengingat masuk di 6 provinsi di Indonesia yang jumlah penyebaran kasus COVID– 19 meningkat signifikan dan ada daerah harus menerapkan PPKM level 4.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu vaksin dari Pemerintah Pusat. Baik vaksin pertama maupun dosis yang kedua.
“Di pekan ini kita masih menunggu dosis vaksin kedua dari pusat. Karena setiap kali ada vaksin yang datang segera kita gunakan,” ujarnya.
Sembari menunggu vaksin, Rahmad Mas’ud juga meminta agar masyarakat bisa melindungi diri dengan disiplin protokol kesehatan serta menjaga imun tubuh.
Penulis: Iwan
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim