29.3 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

Caleg Peraih Suara Terbanyak di Pemilu 2024, Masniyah Ingin Berdiri Rumah Sakit di Muara Jawa

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG–Derah Pemilihan Kutai Kartanegara 4 meliputi Samboja, Muara Jawa dan Sangasanga kembali menyumbang suara terbanyak di Pemilu Legislatif 2024. Pada Pemilu 2019 silam di dapil yang sama, Caleg Golkar Rendi Solihin yang sekarang menjabat Wakil Bupati Kukar meraup 8.850 suara. Kini, Rendi telah bersalin baju merah alias kader PDI Perjuangan.

Menyusul Rendi, tampil pendulang suara terbanyak dari 45 orang yang akan duduk sebagai anggota DPRD Kukar periode 2024-2029. Sosok perempuan berusia 26 tahun bernama Masniyah. Suaranya bahkan melebihi Rendi Solihin pada 5 tahun silam. Masniyah yang maju dengan perahu PDIP tembus 9.871 suara.

Ketika ditemui headlinekaltim.co, Masniyah bercerita soal nasibnya yang ‘tercebur’ ke dunia politik. Dia mengaku tidak pernah berencana menjadi caleg. “Semuanya berjalan apa adanya,” katanya, Senin 4 Maret 2024.

bermula ketika keluarga besar Masniyah berangkat umrah. Ketua DPC PDIP Kukar Edi Damansyah tiba-tiba menelpon ayahnya, H Alwi. “Pak Edi bilang ke bapak, tolong carikan sosok Caleg perempuan untuk di Dapil 4. Jawab bapak saat itu, iya nanti dicarikan,” beber perempuan yang sebentar lagi lulus program Magister Manajemen Universitas Mulawarman ini.

Saat mencari sosok yang dia janjikan, H Alwi tidak langsung menawarkannya kepada sang putri, Masniyah. Dia malah menawarkan kepada istrinya. Namun, tawaran itu ditolak.  akhirnya, Masniyah pun ditawari sang ayah.

Begitu ditawari posisi caleg, dia sempat berpikir panjang. Kata-kata sang Ayah membuat Masniyah mantap untuk memulai sosialisasinye ke masyarakat. “Bapak cuma bilang, saatnya kamu bangun daerah kita pesisir dengan menjadi anggota DPRD Kukar,” ucapnya.

Perjuangan bisa memperoleh suara terbanyak, kata dia, bukan dengan cara instan. Dirinya bersama tim harus aktif bersosialisasi ke masyarakat selama 6 bulan sebelum pencoblosan. Masniyah terkadang harus pulang hingga dinihari. Pola hidup yang jarang dia lakoni selama ini.

“Dua hari sebelum pencoblosan, kondisi tubuhnya saya ngedrop, mungkin imbas sosialisasi yang intens selama 6 bulan,” ucapnya.

Masniyah meraup suara 5.000-an di Kecamatan Muara Jawa. Sedangkan di Kecamatan Samboja dan Sangasanga, masing-masing memperoleh 2.000-an suara.

Masniyah yang akrab disapa Cipeh ini mengakui politik merupakan dunia yang baru baginya. Selama ini, dia menjadi pekerja bisnis dan membantu ayahnya mengelola perusahaan keluarga.

Oleh karena itu, dirinya merasa harus segera belajar dan meminta bimbingan dari para seniornya. “Pesan bapak saya, jangan kamu ambil yang bukan hak mu. Jabatan anggota DPRD bukan untuk menumpuk kekayaan, tapi untuk bekerja untuk rakyat. Kalau dalam hal kekayaan, kita sudah cukup,” ucap Masniyah, menirukan pesan H Alwi.

Apa visi yang ingin diwujudkan sebagai legislator? Masniyah mengaku ingin mewujudkan cita-cita bapaknya yaitu berdiri rumah sakit di Muara Jawa. Dengan adanya rumah sakit di wilayah ini, akan memberikan dampak besar secara ekonomi dan sosial ke masyarakat.

“Kalau rumah sakit sudah terbangun, masyarakat mudah berobat. Kita juga ingin tenaga kerjanya dari putera-puteri terbaik Muara Jawa. Tenaga kerja lokal banyak terlibat karena Muara Jawa bagian daerah Industri penopang IKN Nusantara,” harapnya.(Andri)

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER