src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Edi Damansyah. (andri) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Edi Damansyah menyebut sudah mengetahui oknum pegawai di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD) Kukar yang kerap memperlambat pencairan anggaran ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kini, oknum tersebut sedang dilakukan pembinaan. “Kami curiga sejak lama praktek memperlambat pencairan dilakukan oleh oknum pegawai BPKAD, akhirnya sudah kita ketahui orangnya,” tegas Bupati Edi, Senin 12 Desember 2022 di aula Perumda Tirta Mahakam Tenggarong.
Sebelumnya, kata Edi. Dia memerintahkan Kepala BPKAD Kukar Sukoco untuk membuat sistem tata kelola keuangan yang rapi. Dari situ, akhirnya oknum tersebut terdeteksi oleh sistem tersebut.
“Asalkan sistemnya sudah bagus, orang yang tidak suka dengan perubahan sistem tersebut akan tersisih dengan sendirinya,” ucapnya.
Disinggung berapa jumlah oknum BPKAD yang mempraktekkan hal yang tidak wajar tersebut, Edi enggan menyebut berapa jumlahnya.
“Rahasialah jumlahnya, itu internal kami,” tegas Edi.
Mantan Sekda Kukar ini juga memastikan, oknum tersebut belum diberikan sanksi yang tegas, tapi sudah dilakukan pembinaan secara keilmuan, administrasi dan spiritual, agar mau berubah lebih baik.
Edi menegaskan dirinya komitmen terhadap reformasi birokrasi.”Jika tidak mau dibina, akhirnya akan dibinasakan,” tandasnya.(Andri)