src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> BPBD Berau Susun Dokumen Rencana Kontingensi Penanggulangan Banjir

BPBD Berau Susun Dokumen Rencana Kontingensi Penanggulangan Banjir

2 minutes reading
Tuesday, 29 Jul 2025 23:10 220 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Guna pengurangan risiko bencana banjir, Pemkab Berau melalui BPBD Berau melakukan penyusunan dokumen rencana kontingensi dan sinergi penanggulangan banjir kabupaten Berau pada Selasa, 29 Juli 2025.Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan, penyusunan dokumen ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kemitraan dari seluruh perangkat terkait untuk siap melaksanakan aksi tanggap banjir di Kabupaten Berau.

Banjir merupakan bencana alam yang hampir setiap tahun menjadi ancaman nyata bagi masyarakat Berau,
Khususnya di wilayah-wilayah rawan seperti Kecamatan Kelay, Segah, Teluk Bayur, Sambaliung, dan Tanjung Redeb.

“Seperti beberapa waktu lalu, banjir melanda di kampung Long Ayap, Merasa, Tumbit Melayu, dan Meraang. Ini adalah banjir yang paling parah hingga menghanyutkan sejumlah bangunan seperti rumah warga, rumah ibadah, dan sekolah,” ungkapnya di Ruang Rapat Sangalaki, Kantor Bupati Berau.

Persoalan banjir ini menjadi perhatian Pemkab Berau. Dokumen rencana kontingensi yang disusun hari ini bukan sekadar dokumen administratif saja, melainkan bentuk nyata dari komitmen dalam menyelamatkan nyawa mengurangi kerugian serta mempercepat pemulihan pasca-bencana.

“ Proses penyusunan dokumen ini diharapkan benar-benar dapat diimplementasikan melalui pelatihan simulasi koordinasi terpadu dan alokasi sumber daya yang memadai,” jelasnya.

Menurutnya, perencanaan tersebut harus dipadukan dengan upaya upaya penanganan dan pengurangan risiko bencana secara komprehensif, sistematis dan komitmen dari semua pihak

“ Mari bersama-sama kita meningkatkan kewaspadaan khususnya terhadap bencana banjir di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Kepala BPBD Berau, Masyhadi mengatakan, berdasarkan dokumen kajian risiko bencana kabupaten Berau tahun 2024 bahwa bencana banjir merupakan salah satu bencana dengan tingkat frekuensi kejadian yang tertinggi dibanding dengan bencana lainnya.

“Dokumen ini menjadi panduan operasional dan penanggulangan banjir di Kabupaten Berau,” ucapnya.

Kata dia, upaya pengurangan resiko bencana dan kesiapsiagaan harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan baik dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media massa dan akademisi.

“Salah satu kesiapsiagaan yang dilakukan adalah melakukan penyusunan dokumen dari skenario kejadian terburuk dari bencana banjir untuk merespons dengan cepat dan tepat,” pungkasnya. (Adv/Riska)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x