src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> BLT Kesra Rp900 Ribu Cair hingga 31 Desember 2025, Ini Risiko Jika KPM Terlambat

BLT Kesra Rp900 Ribu Cair hingga 31 Desember 2025, Ini Risiko Jika KPM Terlambat

3 minutes reading
Tuesday, 30 Dec 2025 10:31 115 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kembali menjadi perhatian menjelang akhir tahun. Kementerian Sosial (Kemensos) mengimbau seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar segera mencairkan BLT Kesra sebelum batas akhir penyaluran pada 31 Desember 2025, demi memastikan hak bantuan tidak hangus.

Pada penyaluran tahap akhir ini, BLT Kesra diberikan dalam bentuk dana rapel dengan total mencapai Rp900.000. Dilansir dari Antara, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pencairan tepat waktu sangat penting agar bantuan perlindungan sosial tersebut benar-benar dirasakan masyarakat miskin dan rentan menjelang pergantian tahun.

Mensos menjelaskan, BLT Kesra merupakan instrumen strategis pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Oleh karena itu, KPM diminta tidak menunda pencairan karena dana yang tidak ditarik hingga tenggat waktu akan otomatis ditutup oleh sistem.

Jika melewati batas waktu, status BLT Kesra akan dinonaktifkan, dana ditarik kembali, dan dikembalikan ke kas negara. Kondisi ini berisiko membuat KPM kehilangan hak akses bantuan sosial pada periode berjalan.

“Dana bantuan yang tidak dicairkan sesuai jadwal akan dikembalikan ke negara. KPM berpotensi kehilangan hak bantuan tahun ini,” ujar Saifullah Yusuf.

Terkait mekanisme pencairan BLT Kesra, Kemensos menyalurkan bantuan melalui dua jalur utama. Pertama, melalui bank-bank Himbara bagi penerima yang memiliki rekening. Kedua, melalui PT Pos Indonesia untuk wilayah tertentu atau KPM non-rekening.

Saat melakukan pencairan BLT Kesra, KPM diwajibkan membawa dokumen asli KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat administrasi. Petugas akan mencocokkan data penerima sebelum bantuan disalurkan.

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data bersama Badan Pusat Statistik (BPS), dari target sekitar 35 juta jiwa, sebanyak 28 juta orang dinyatakan layak menerima BLT Kesra tahun anggaran 2025.

“Kami ingin memastikan penyaluran BLT Kesra Rp900 ribu ini tepat sasaran. Saat ini kami bersama Dirut PT Pos turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat menerima haknya tepat waktu,” kata Mensos.

Untuk menghindari informasi palsu, Kemensos mengimbau masyarakat agar mengecek status kepesertaan BLT Kesra melalui kanal resmi, yakni situs cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.

Selain itu, pengecekan BLT Kesra juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi “Cek Bansos” yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Informasi penyaluran juga biasanya diumumkan melalui RT/RW, kelurahan, atau surat undangan dari PT Pos Indonesia.

Kemensos berharap dana BLT Kesra yang diterima dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga di penghujung tahun. Masyarakat diminta segera melakukan pengecekan dan pencairan sebelum layanan perbankan dan kantor pos tutup akhir tahun.

“Jangan menunggu hingga terlambat. Segera cek dan cairkan BLT Kesra sebelum 31 Desember 2025,” tegas Mensos Saifullah Yusuf.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x