src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> BIMA ETAM, Pertemukan Pelaku UMKM dan Perbankan

BIMA ETAM, Pertemukan Pelaku UMKM dan Perbankan

2 minutes reading
Thursday, 24 Jul 2025 22:05 287 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bank Indonesia menggelar Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM). Seri ke-5 program ini digelar di Kabupaten Berau pada Kamis, 24 Juli 2025 di Ruang RPJPD Bapelitbang. Program ini melibatkan sejumlah perbankan dan pihak lainnya yang bertujuan untuk mendorong serta memperkuat UMKM lokal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang selama ini berkomitmen membangun Pemerintah Daerah dalam berbagai kegiatan baik dari sisi permodalan, edukasi dan sebagainya.

Menurutnya, Program BIMA ETAM ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Bumi Batiwakkal, terutama sektor-sektor yang diberikan perhatian serius seperti UMKM, pertanian, serta kelautan di Kabupaten Berau. “Bahkan untuk membuka informasi dan komunikasi. Persoalan di UMKM ini berkaitan dengan permodalan. Mudah-mudahan hari ini menjadi sarana untuk berdiskusi lebih lanjut,” jelasnya.

Said berharap perbankan yang ada di Kabupaten Berau dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapatkan modal dan literasi mengenai pengelolaan keuangan serta administrasi.

Menurutnya, jika komitmen ini dilaksanakan dengan baik, UMKM di Kabupaten Berau tentu akan mengalami peningkatan yang sangat pesat. Berau memiliki potensi yang luar biasa di berbagai sektor, termasuk event-event yang dilaksanakan di skala kabupaten, provinsi, dan nasional untuk menggerakkan UMKM.

“Berau juga menjadi tujuan daerah wisata yang diunggulkan di Kalimantan Timur. Kami berupaya semaksimal mungkin agar UMKM ini menjadi penunjang pariwisata di Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Kata dia, UMKM di Berau ada sekitar ribuan. Untuk itu, dirinya mendorong UMKM agar melegalisasi usaha mereka melalui sistem Online Single Submission (OSS) di DPMPTS Berau. “Itu sangat penting untuk pendataan kita. Saya yakin dan optimis UMKM di Berau ini akan lebih maju serta menjadi unggulan di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Widihartanto mengatakan, BIMA ETAM ini menjadi momentum untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan perbankan dalam melakukan Business Matching dan berdiskusi bersama.

“Banyak potensi ekonomi yang dapat dilakukan terutama di Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, BIMA ETAM ini awalnya dilakukan di Samarinda tiga kali, di Bontang dan sekarang di Berau. Melalui program ini, harapannya pertumbuhan ekonomi dapat terus dijaga dan meningkat di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

“Setiap perbankan yang ada di BIMA ETAM ini kita mintai laporannya. Untuk 4 seri sekitar Rp11,4 miliar terealisasi kredit baru. Kita juga melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dan Pegadaian untuk bisa saling bersinergi,” pungkasnya. (Adv/Riska)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x