src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tangkapan layar gelaran Debat kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur kaltimHEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dalam debat kedua kandidat Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2024, KPU Kaltim melibatkan tujuh panelis yang terdiri dari para akademisi dan profesional dari berbagai bidang.
Panelis-panelis ini bertugas untuk menilai jalannya debat dan memberikan perspektif yang objektif mengenai visi dan misi para calon.
Tujuh panelis yang dilibatkan dalam debat ini antara lain ialah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul) Finna Faroqqoniah, Anggota Komisi Informasi Pusat Igede Narayana, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Gozali.
Selain itu ada juga Akademisi FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Jhon Fresly Hutahaean, Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Alai Najib, Akademisi FISIP Universitas Mulawarman (Unmul) Anwar Al Idrus, dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Herdiansyah Hamzah.
Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, mengungkapkan bahwa peran panelis sangat penting dalam memberikan penilaian yang adil dan profesional selama debat.
“Mereka dipilih berdasarkan keahlian dan latar belakang akademis yang relevan dengan tema debat yang diangkat, yakni Tata Kelola Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat,” ungkapnya.
Dengan keterlibatan panelis-panelis tersebut, KPU Kaltim berharap debat dapat berjalan dengan lancar dan memberikan wawasan lebih mendalam bagi masyarakat Kaltim mengenai calon pemimpin mereka
“Para panelis ini bukan hanya memiliki kredibilitas di bidang masing-masing, tetapi juga diharapkan dapat memberikan analisis yang tajam dan objektif tentang setiap jawaban dari pasangan calon,” pungkas Fahmi. (ADV/Zayn)