Beranda BERITA Balikpapan Berlakukan PPKM Mulai Besok

Balikpapan Berlakukan PPKM Mulai Besok

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. (Foto: iwan/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN–Pemerintah Kota Balikpapan terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM untuk pengendalian COVID- 19. Penerapan ini berdasarkan surat edaran Wali kota Balikpapan yang dikeluarkan pada Kamis 14 Januari 2021.

PPKM berlaku sejak besok, 15 Januari 2021 hingga tanggal 29 Januari 2021. Surat edaran dikeluarkan setelah jumlah kasus terkonfirmasi positif mengalami peningkatan lebih dari 300 persen.

Di surat edaran tercantum ada 5 parameter, diantaranya tingkat kematian mencapai 4,2 persen, atau di atas rata – rata nasional 3 persen. Tingkat kesembuhan 79,3 persen atau lebih rendah dari tingkat kesembuhan nasional di atas 80 persen. Serta jumlah pasien corona di ruang ICU mencapai 100 persen atau lebih tinggi dari keterisian ruang ICU nasional 70 persen.

Selain itu, ada 13 poin ketetapan dari tim satgas penanganan COVID- 19 Balikpapan. Diantaranya pembatasan waktu operasional pusat perbelanjaan hingga pukul 21.00 WITA.

Advertisement

Diberlakukannya kembali pembatasan jam malam mulai pukul 22.00 WITA. Penundaan resepsi pernikahan hingga batas akhir surat edaran PPKM. Kemudian penutupan sementara tempat hiburan dan lokasi wisata. Hingga penetapan sanksi bagi pelanggar ketentuan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena situasinya sangat darurat, sangat genting. Rumah sakit sampe ada yang merawat pasien hingga ke lorong. Angkanya (terkonfirmasi positif, Red) belum turun. Jika rumah sakit tidak bisa menampung lagi maka lebih bahaya penanganannya,” ujar Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

Baca Juga  Astaga! Pria Ini Mau Berenang Pulang ke Jawa Pakai Dua Galon

“Ada masukan dari pelaku usaha agar tidak melumpuhkan ekonomi secara total, kita sudah mempertimbangkan. Ada 100 pengajuan pernikahan di satgas COVID -19. Surat edaran ini berlaku 2 pekan, ” tandasnya.

Meski belum mengetahui pasti apakah langkah ini bisa menekan kasus terkonfirmasi positif, Rizal Effendi menyatakan akan mengevaluasi jika batas waktu sudah berakhir.

“Ini upaya kita dan sejumlah daerah lain di Jawa dan Bali sudah menerapkan aturan serupa. Ini upaya mengerem angka kasus positif, karena saat ini angkanya (kasus terkonfirmasi positif, red) sudah luar biasa,” pungkasnya.

Rizal meminta warga memahami pemberlakuan PPKM dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M.

Penulis: iwan
Editor: Mh amal

Komentar
Advertisement