24.5 C
Samarinda
Sabtu, April 17, 2021

71.078 Antrean Haji Kaltim, Belum Pasti Berangkat Tahun Ini

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor, Asisten I Pemprov Kaltim HM Jauhar Effendi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) bidang haji kabupaten/kota se-Kaltim tahun 2021, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Kamis 8 April 2021. Rakor ini mengangkat tema meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji dan umroh di masa pandemi.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr Padilah Mante Runa, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub, Kakanwil Kemenag Kaltim Masrawan.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Siskohat Provinsi Kaltim, jumlah daftar tunggu calon haji (Calhaj) Provinsi Kaltim hingga tanggal 29 Maret 2021 mencapai 71.078  dengan jumlah kuota 2.586 orang.

Rincian per kabupaten/kota untuk daftar tunggu Calhaj masing-masing Samarinda sebanyak 17.291 dengan kuota 579, Balikpapan 15.137  dengan kuota 530 orang, Kutai Kartanegara yang 13.170  dengan kuota 532, Paser 6.422 dengan kuota 245, Berau sebanyak 4.152 dengan kuota 151, Bontang 4.862 dengan kuota 148, Kutai Timur  5.093  dengan kuota 182, PPU 3.334 dengan kuota 127, Kutai Barat 1.572 dengan kuota 86 dan Mahakam Ulu 45 orang dengan kuota 6 orang.

Jauhar Effendi mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 8/2019 tentang penyelenggaraan haji, ada tiga tugas yang harus dilaksanakan oleh pemerintah terkait pelaksanaan ibadah haji, yaitu  memberikan perlindungan, pembinaan dan pelayanan kepada jamaah haji dan umroh.

Untuk itu, kata dia, diperlukan sinergitas dan kerjasama yang baik sehingga penyelenggaraan haji di seluruh Kaltim dalam berjalan lancar sesuai harapan.

Gubernur menyebut, pemerintah memahami saat ini proses penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia terkendala pandemi COVID-19. Kondisi ini memberi pengaruh terhadap kelancaran penyelenggaraan haji dan umroh di lapangan.

Lanjut dia, saat ini, Pemerintah Indonesia belum mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dari otoritas Arab Saudi. Namun, dia berharap dengan menurunnya kasus COVID-19 di Indonesia, seluruh calhaj dapat diberangkatkan sesuai porsi tahun keberangkatannya.

“Saya berharap, melalui Rakor ini, kalau ada jatah haji untuk Kaltim, kita semua sudah harus siap. Baik persiapan dokumen surat permohonan haji, akomodasi, transportasi, konsumsi termasuk petugas haji daerah,” ujarnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar